Formasi Kagama Bahas 3 Program Utama di Menteng, Apa Saja?

Sabtu, 21 Desember 2024 - 13:25 WIB
loading...
Formasi Kagama Bahas...
Sejumlah alumni UGM yang tergabung dalam Forum Penyelamat Eksistensi (Formasi) Kagama menggelar pertemuan terbatas di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2024). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Sejumlah alumni UGM yang tergabung dalam Forum Penyelamat Eksistensi (Formasi) Kagama menggelar pertemuan terbatas di Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (20/12/2024). Pertemuan alumni lintas fakultas ini menjajaki ide pembentukan semacam himpunan pengusaha dan profesional yang beranggotakan alumni UGM dari berbagai sektor.

Pegiat Formasi Kagama Lalu Wildan mengatakan, gagasan pendirian himpunan pengusaha dan profesional itu diangankan dapat menjadi momentum penting untuk memaksimalkan potensi alumni UGM di antaranya menjawab tantangan ketenagakerjaan.

"Himpunan ini merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak alumni UGM untuk bersinergi. Melalui jaringan ini, kita dapat menciptakan peluang kerja, meningkatkan kompetensi, dan mendorong alumni menjadi agen perubahan di masyarakat,” ujar Wildan.

Organisasi ini hadir dengan visi besar untuk menjadi wadah strategis bagi pengusaha dan profesional alumni UGM. “Kami ingin membangun ekosistem alumni yang solid. Tidak cuma omon-omon, tetapi saling mendukung dan memberikan dampak nyata. Tidak hanya bagi lulusan UGM, tetapi juga bagi pembangunan bangsa secara keseluruhan,” katanya.

Himpunan ini juga membangun kerja sama keterkaitan (linkage) lintas alumni berbagai perguruan tinggi dan berkolaborasi dengan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung visi-misi Asta Cita.

Fokus Utama Tiga Program

Wildan mengatakan, gagasan yang dibahas dalam pertemuan Menteng antara lain berfokus pada tiga program utama yakni penguatan jaringan alumni, penyediaan lapangan kerja, dan pengembangan kompetensi.

Program pertama, melalui platform berbasis teknologi seperti aplikasi dan portal alumni, organisasi ini akan mendata dan menghubungkan alumni UGM di berbagai sektor.

“Kami ingin memastikan setiap alumni baik dalam negeri maupun luar negeri memiliki akses yang sama untuk terhubung dan berkolaborasi,” ucapnya.

Untuk memperkuat jaringan, banyak usulan kegiatan yang bisa dilakukan seperti mengadakan forum bisnis, seminar, dan temu alumni regional untuk memperluas jaringan kerja alumni.

"Muncul juga ide mendirikan koperasi alumni UGM, semisal beranggotakan 100 ribu sarjana. Kalau terwujud, bisa dahsyat kekuatan ekonominya. Untuk mengelolanya, kita memiliki banyak SDM profesional di semua bidang," ujar pengusaha properti di Lombok, NTB ini.

Program berikut yang sekaligus menjadi salah satu prioritas utama organisasi yakni membantu lulusan UGM yang kesulitan mencari pekerjaan. “Kita bisa mengelola portal lowongan kerja khusus alumni, serta mempertemukan mereka dengan perusahaan-perusahaan tempat alumni senior bekerja,” kata Wildan.

Terkait urgensi untuk meningkatkan daya saing, dibahas perlunya menggelar pelatihan, sertifikasi, kewirausahaan, dan inkubasi bisnis.

Dukungan Luas dari Alumni

Wildan yang didampingi Koordinator Formasi Kagama Defiyan Cori bersama sejumlah pegiat lain seperti Alven Stony, Iwan Manasa, dan M Nurkhoiron bersyukur lantaran mendapatkan dukungan dari berbagai pihak. Termasuk, tokoh-tokoh alumni lintas generasi yang telah sukses di dunia bisnis dan profesional.

"Kami akan lebih proaktif menggalang dukungan konkret dari para alumni. Buat kami, istilah 'migunani' yang selama ini identik dengan organisasi alumni UGM akan terwujud nyata bila alumni dari berbagai generasi dan keahlian turun tangan untuk memastikan organisasi berjalan sesuai tujuannya,” ungkap Wildan.

Mantan Deputi di Kemenpora ini menegaskan himpunan pengusaha dan profesional itu nantinya tidak sebatas menjadi organisasi, tetapi juga gerakan pemberdayaan alumni inklusif. “Kami ingin semua alumni ikut merasa memiliki. Himpunan ini kita bayangkan menjadi ruang kolaborasi yang terbuka bagi pengusaha, profesional, dan siapa saja yang ingin berkontribusi,” ucapnya.

Dia juga berharap himpunan pengusaha dan profesional itu dapat menjadi model organisasi alumni yang inovatif dan berdampak luas.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bonjowi Minta PTUN Jakarta...
Bonjowi Minta PTUN Jakarta Tolak Gugatan UGM Soal Keberatan Putusan Komisi Informasi Pusat
Roy Suryo Ungkap Kejanggalan...
Roy Suryo Ungkap Kejanggalan Skripsi Jokowi: 99,9 Persen Palsu, Maka Ijazahnya Juga Palsu
Bonjowi Tuding UGM Sengaja...
Bonjowi Tuding UGM Sengaja Pasang Badan Bela Jokowi
Soal Temuan Gadhaj Adam,...
Soal Temuan Gadhaj Adam, Roy Suryo: Kalau itu Mikro Teks Pengaman, Keputusannya Mana?
Ceramahnya di UGM Fakta...
Ceramahnya di UGM Fakta Konflik Poso-Ambon, JK: Ade Armando Jangan Ngomong Seenaknya
Giliran Aliansi Sipil...
Giliran Aliansi Sipil Sumut Laporkan Jusuf Kalla ke Polisi
Kisah Raihan, Siswa...
Kisah Raihan, Siswa MAN 1 Yogya yang Berhasil Diterima di ITB, UGM, dan ITS
Kisah Ristiana Artanti,...
Kisah Ristiana Artanti, Anak Buruh Proyek yang Berhasil Kuliah Gratis di UGM
Rooting for Future,...
Rooting for Future, PAMA Bersama UGM dan OIKN Penanaman Pohon Bersama
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Kecerdasan Buatan Sedang...
Kecerdasan Buatan Sedang Mengubah Lanskap Keamanan Siber
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved