Mantan Jurnalis Jadi Staf Khusus Menteri Sakti Wahyu Trenggono

Minggu, 08 Desember 2024 - 21:39 WIB
loading...
Mantan Jurnalis Jadi...
Doni Ismanto Darwin ditunjuk menjadi Staf Khusus (stafsus) Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Mantan jurnalis Doni Ismanto Darwin ditunjuk menjadi Staf Khusus (stafsus) Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono . Doni diangkat jadi stafsus bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik.

Hal tersebut terungkap dari unggahan akun media sosial Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Minggu (8/12/2024). KKP menjelaskan guna mendukung program dan kebijakan Menteri Trenggono dalam mengelola sektor kelautan dan perikanan, telah diangkat Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan yang nantinya akan bertugas memberikan saran dan pertimbangan kepada Menteri Trenggono.

“Selamat bertugas Doni Ismanto Darwin sebagai Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan bidang Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Publik,” bunyi postingan KKP tersebut.

Baca juga: Menteri KKP Wahyu Trenggono Datangi KPK Pagi-pagi, Ada Apa?

Sektor kelautan dan perikanan sebenarnya bukan hal baru bagi Doni, pendiri Indotelko Forum itu, meski kiprahnya dulu lebih dikenal di sektor telekomunikasi. Sejak 2021, pria yang pernah menjadi jurnalis itu sudah mendampingi Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono sebagai Asisten Khusus Bidang Media dan Komunikasi Publik.

Doni dikenal dekat dengan sosok Sakti Wahyu Trenggono yang kembali dipercaya sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan dii Kabinet Merah Putih. Sebelumnya, ia menjabat Asisten Khusus Wakil Menteri Pertahanan, ketika Trenggono menjadi Wakil Menteri Pertahanan (2019 - 2020).

Empat tahun dipercaya mengasistensi unit komunikasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), alumni Universitas Trisakti tersebut tercatat melakukan banyak gebrakan. Mulai dari menggagas program dokumenter Neptune TV, talkshow Bincang Bahari, kompetisi karya jurnalisitik Anugerah Jurnalistik Sahabat Bahari (AJSB), hingga merilis sejumlah buku yang mengupas kinerja sektor kelautan dan perikanan sepanjang 2021 sampai Oktober 2024.

Buku yang dihasilkan di antaranya Samudra Sakti, 25 Tahun Perjalanan Menata Segara, serta Anak Gunung Turun ke Laut yang menceritakan kisah Sakti Wahyu Trenggono melahirkan lima program ekonomi biru di periode pertamanya memimpin KKP. Doni juga sosok di balik perubahan besar akun resmi media sosial KKP menjadi lebih kekinian, dengan menempatkan anak-anak muda sebagai talent sekaligus tim kreatif.

Empat tahun terakhir, KKP juga berhasil mengantongi sejumlah penghargaan bergengsi untuk urusan komunikasi diantaranya Communication Strategist Award 2024 dari CNBC Indonesia, dan dua kali meraih penghargaan pada Anugerah Media Humas (AMH) yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika pada 2022 dan 2024.

Pria asal Padang, Sumatera Barat ini pernah bekerja sebagai wartawan senior di Koran Jakarta, menjabat sebagai Pemimpin Redaksi IndoTelko, serta mendirikan IndoTelko Forum yang dikenal sebagai komunitas berpengaruh di industri telekomunikasi nasional. Pada 2018, Doni sempat aktif di Asosiasi IoT Indonesia, dan menduduki Chief Advisor Indonesia Digital Society Forum.

Penyuka sepak bola itu juga pernah mengikuti School of Business for Connectivity and Convergence: Alternative Regulatory Strategies for Telecommunication Programme di University of Cape Town di tahun 2010. Kemudian pada tahun 2023, ia mendapatkan Senior Fellowship in Public Service di Lee Kuan Yew School of Public Policy, Singapura.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KKP Tangkap Kapal Asing...
KKP Tangkap Kapal Asing Pengangkut 1,2 Ton Ikan Napoleon Ilegal
Hardiknas 2026, Staf...
Hardiknas 2026, Staf Khusus Menag Rayakan Bersama 38 Anak Pemulung, Komitmen Beri Beasiswa
Penasihat Ahli Kapolri...
Penasihat Ahli Kapolri Apresiasi Polda Bali Berhasil Bongkar TPPO KM Awindo A2
Menteri Trenggono Ungkap...
Menteri Trenggono Ungkap 100 Titik Kampung Nelayan Rampung Mei 2026
Giliran Gus Alex Akan...
Giliran Gus Alex Akan Dipanggil KPK Pekan Depan, Akan Ditahan Juga?
KKP Gandeng Masyarakat...
KKP Gandeng Masyarakat Pesisir Lindungi Ekosistem Laut
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
3 Unit Insinerator KKP...
3 Unit Insinerator KKP di Gili Trawangan Masih Menunggu Izin Operasi
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Rekomendasi
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Pengaruh Wali Kota Muslim...
Pengaruh Wali Kota Muslim New York Ini Makin Kuat, Siapa yang Didukungnya Menang!
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Berita Terkini
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Dokter Tifa Mulai Disidang...
Dokter Tifa Mulai Disidang 2 Juli: Insya Allah Kami Siap
Gus Yaqut Sakit, KPK...
Gus Yaqut Sakit, KPK Bantarkan Penahanannya ke RS Polri Kramatjati
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved