Demokrasi Digital Tunjuk Tiga Advisor: Titi Anggraini, Meidy Fitranto, dan Emmy Samira
Minggu, 08 Desember 2024 - 10:19 WIB
loading...
A
A
A
"Hampir lebih dari setengah populasi warga di 24 negara merasa tidak ada atau mungkin hanya satu partai politik yang bisa mewakili kepentingan mereka," tutur Stela.
Di kesempatan ini, Advisor Demokrasi Digital, Titi Anggraini menekankan bagaimana demokrasi membutuhkan adanya partisipasi aktif warga negara dalam kehidupan politik dan bernegara.
Hal itu diperlukan untuk memastikan agar hak-hak dasar warga negara bisa terpenuhi dengan baik serta prosedur dan norma dalam suatu negara hukum juga diberlakukan secara setara bagi setiap warga negara.
"Karenanya, demokrasi Indonesia menjadi sangat penting untuk terus dibincangkan khususnya di era teknologi saat ini. Teknologi yang berkembang amat pesat bisa berkontribusi besar dalam memperkuat aktivisme warga dalam suatu sistem demokrasi," ucap Titi.
Melalui pemanfaatan teknologi secara tepat, kata Titi, keterlibatan dan partisipasi warga dapat lebih bermakna. Penggunaan teknologi bisa memfasilitasi dialog secara lebih partisipatoris dan substansial, aksesibilitas pada informasi dan pembuatan kebijakan yang lebih inklusif, serta akuntabilitas tata kelola pemerintahan yang makin kuat.
Di kesempatan ini, Advisor Demokrasi Digital, Titi Anggraini menekankan bagaimana demokrasi membutuhkan adanya partisipasi aktif warga negara dalam kehidupan politik dan bernegara.
Hal itu diperlukan untuk memastikan agar hak-hak dasar warga negara bisa terpenuhi dengan baik serta prosedur dan norma dalam suatu negara hukum juga diberlakukan secara setara bagi setiap warga negara.
"Karenanya, demokrasi Indonesia menjadi sangat penting untuk terus dibincangkan khususnya di era teknologi saat ini. Teknologi yang berkembang amat pesat bisa berkontribusi besar dalam memperkuat aktivisme warga dalam suatu sistem demokrasi," ucap Titi.
Melalui pemanfaatan teknologi secara tepat, kata Titi, keterlibatan dan partisipasi warga dapat lebih bermakna. Penggunaan teknologi bisa memfasilitasi dialog secara lebih partisipatoris dan substansial, aksesibilitas pada informasi dan pembuatan kebijakan yang lebih inklusif, serta akuntabilitas tata kelola pemerintahan yang makin kuat.
Lihat Juga :