Rakornas di Kebumen, Pemprov Jateng Komitmen Kembangkan Geopark
Sabtu, 07 Desember 2024 - 18:11 WIB
loading...
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) Tahun 2024 di Kebumen, Kamis (5/12/2024). (Foto: istimewa)
A
A
A
KEBUMEN - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) mengapresiasi kegiatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Komite Nasional Geopark Indonesia (KNGI) Tahun 2024 di Kebumen, Kamis (5/12/2024). Diharapkan dari kegiatan akan menghasilkan rekomendasi bermanfaat bagi pengelolaan Geopark.
"Kami dari Provinsi Jateng menyampaikan apresiasi tentang penyelenggaraan Rakornas bertempat di Jateng, khususnya di Kebumen. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan Rakornas KNGI ini," kata Penjabat (Pj) Gubernur Nana Sudjana, diwakili Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Jateng Boedyo Dharmawan di lokasi.
Menurutnya, dengan kegiatan di Kebumen yang di antaranya diisi diskusi dan tinjauan ke lapangan, pihaknya berharap itu akan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk pengelolaan geopark. Sehingga, masukan dari dewan pakar dan peserta akan menjadi modal di daerah dalam pengembangan geopark.
Boedyo menambahkan, geopark merupakan hal penting bagi masyarakat yang di dalamnya terdapat nilai arkeologi, ekologi, budaya. Masyarakat setempat juga diajak untuk berperan dalam melindungi fungsi dan kemanfaatan warisan alam itu. Pelibatan masyarakat sekitar wilayah geopark diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. Ia menambahkan, pengelolaan geopark harus memanfaatkan potensi sumber daya alam geologi, seperti bentang alam, batuan penyusun, sejarah, karakter geografis, serta budaya dan nilai ekonomi pada masyarakat.
Objek, dan daya tarik unsur alam itu, lanjut Boedyo, diwujudkan dalam bentuk geosite yang ada pada wilayah geopark dan harus disampaikan kepada masyarakat umum untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian generasi saat ini dan mendatang. Ia menuturkan, Jateng memiliki potensi geopark beragam dan berpotensi bagi percepatan pembangunan ekonomi secara lanjutan. Sehingga, pengelolaan dengan baik dan berkelanjutan harus dilakukan, demi mewujudkan tujuan bersama.
Ditambahkan, sebagai wujud komitmen pengembangan geopark, Pemprov Jateng telah menerbitkan SK Gubernur tertanggal 22 April 2024 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengembangan Geopark di Jawa Tengah.
"Tim koordinasi ini, bertugas untuk melakukan pengembangan geopark di Jawa Tengah, antara lain menyusun perencanaan pengembangan geopark, juga melaksanakan kebijakan pengembangan geopark," ujarnya.
"Kami dari Provinsi Jateng menyampaikan apresiasi tentang penyelenggaraan Rakornas bertempat di Jateng, khususnya di Kebumen. Kami sampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah menyiapkan Rakornas KNGI ini," kata Penjabat (Pj) Gubernur Nana Sudjana, diwakili Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral Jateng Boedyo Dharmawan di lokasi.
Menurutnya, dengan kegiatan di Kebumen yang di antaranya diisi diskusi dan tinjauan ke lapangan, pihaknya berharap itu akan menghasilkan rekomendasi yang bermanfaat untuk pengelolaan geopark. Sehingga, masukan dari dewan pakar dan peserta akan menjadi modal di daerah dalam pengembangan geopark.
Boedyo menambahkan, geopark merupakan hal penting bagi masyarakat yang di dalamnya terdapat nilai arkeologi, ekologi, budaya. Masyarakat setempat juga diajak untuk berperan dalam melindungi fungsi dan kemanfaatan warisan alam itu. Pelibatan masyarakat sekitar wilayah geopark diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan. Ia menambahkan, pengelolaan geopark harus memanfaatkan potensi sumber daya alam geologi, seperti bentang alam, batuan penyusun, sejarah, karakter geografis, serta budaya dan nilai ekonomi pada masyarakat.
Objek, dan daya tarik unsur alam itu, lanjut Boedyo, diwujudkan dalam bentuk geosite yang ada pada wilayah geopark dan harus disampaikan kepada masyarakat umum untuk kepentingan pembelajaran dan penelitian generasi saat ini dan mendatang. Ia menuturkan, Jateng memiliki potensi geopark beragam dan berpotensi bagi percepatan pembangunan ekonomi secara lanjutan. Sehingga, pengelolaan dengan baik dan berkelanjutan harus dilakukan, demi mewujudkan tujuan bersama.
Ditambahkan, sebagai wujud komitmen pengembangan geopark, Pemprov Jateng telah menerbitkan SK Gubernur tertanggal 22 April 2024 tentang Pembentukan Tim Koordinasi Pengembangan Geopark di Jawa Tengah.
"Tim koordinasi ini, bertugas untuk melakukan pengembangan geopark di Jawa Tengah, antara lain menyusun perencanaan pengembangan geopark, juga melaksanakan kebijakan pengembangan geopark," ujarnya.
Lihat Juga :