Capim Setyo Budiyanto Anggap OTT KPK Harus Selektif: Tidak Perlu Harus Banyak
Senin, 18 November 2024 - 16:07 WIB
loading...
Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menganggap operasi tangkap tangan (OTT) masih diperlukan oleh lembaga antirasuah. Foto/YouTube TV Parlemen
A
A
A
JAKARTA - Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto menganggap operasi tangkap tangan (OTT) masih diperlukan oleh lembaga antirasuah. Namun, operasi senyap itu harus dilakukan secara selektif.
Hal itu diungkapkan Setyo saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Setyo menilai, OTT masih diperlukan dalam menjalankan tugas penindakan KPK.
Pasalnya, ia menilai, tindakan operasi senyap bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap perkara besar. "Menurut kami, OTT itu masih diperlukan. Karena kenapa diperlukan, OTT adalah pintu masuk terhadap perkara-perkara yang diperlukan untuk bisa membuka perkara yang lebih besar," tutur Setyo.
Baca juga: Hapus Gap, Capim Setyo Budiyanto Tak Ingin Ada Lift VIP di Kantor KPK
Hal itu diungkapkan Setyo saat menjalani uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) bersama Komisi III DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (18/11/2024). Setyo menilai, OTT masih diperlukan dalam menjalankan tugas penindakan KPK.
Pasalnya, ia menilai, tindakan operasi senyap bisa menjadi pintu masuk untuk mengungkap perkara besar. "Menurut kami, OTT itu masih diperlukan. Karena kenapa diperlukan, OTT adalah pintu masuk terhadap perkara-perkara yang diperlukan untuk bisa membuka perkara yang lebih besar," tutur Setyo.
Baca juga: Hapus Gap, Capim Setyo Budiyanto Tak Ingin Ada Lift VIP di Kantor KPK
Lihat Juga :