Ratusan Prajurit Marinir TNI AL dan Amerika Latihan Keris MAREX 2024

Sabtu, 09 November 2024 - 18:27 WIB
loading...
Ratusan Prajurit Marinir...
Pasukan Marinir Amerika Serikat dari Marine Rotational Force–Southeast Asia (MRF-SEA), dan unsur Korps Marinir memulai Latihan Keris Marine Exercise (MAREX) 2024 di atas kapal Yonif 10 Marinir, Batam, Indonesia. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Pasukan Marinir Amerika Serikat dari Marine Rotational Force–Southeast Asia (MRF-SEA), dan unsur Korps Marinir memulai Latihan Keris Marine Exercise (MAREX) 2024 di atas kapal Yonif 10 Marinir, Batam, Indonesia. Latihan Keris MAREX pada tahun ini yang berlangsung mulai 6-19 November merupakan yang ketiga.

Keris MAREX merupakan latihan bilateral yang dilakukan setiap tahun oleh Marinir Indonesia dan AS, bertujuan untuk meningkatkan interoperabilitas militer antarpasukan, membina hubungan kerja yang kuat sebagai mitra Marinir, dan memastikan stabilitas dan keamanan regional di Indo-Pasifik.

Selama Keris MAREX tahun ini, sekitar 200 Marinir AS dari MRF-SEA dan 360 personel dari Batalyon Infanteri Kormar ke-10 akan berlatih bersama dengan fokus pada gabungan perencanaan operasional dan strategi serta taktik pertahanan untuk daerah pesisir.

Baca juga: Dankormar Mayjen TNI Endi Supardi Pimpin Sertijab Komandan Rumkital Marinir

“Pelatihan bersama mitra Korps Marinir ini memperkuat kemampuan kami untuk merespons tantangan keamanan regional dan menyoroti keuntungan strategis dari kemitraan,” kata Komandan MRF-SEA Kolonel Stuart Glenn, Sabtu (9/11/2024).

“Interoperabilitas dan kepercayaan yang dibangun di sini, melalui perencanaan gabungan dan pelatihan ini, memastikan bahwa Marinir kita siap menanggapi krisis apa pun dan memastikan stabilitas regional di Indo-Pasifik,” ujarnya.

Di lapangan, Marinir akan melakukan latihan menembak, tembakan tidak langsung menggunakan mortir, pelatihan taktik infanteri, dan pemanfaatan sistem pesawat kecil tak berawak. Selain itu, untuk meningkatkan kemampuan bertahan pasukan, Marinir akan mengambil bagian dalam pelatihan bertahan hidup di hutan dan pelatihan medis CASEVAC.

Baca juga: Dankormar Terima Laporan Kenaikan Pangkat, Mayjen TNI Supriyono Jabat Tenaga Ahli Lemhannas

Puncak dari latihan ini terletak pada misi terakhir, yang mempertemukan kekuatan gabungan Marinir Indonesia dan AS melawan musuh yang mencoba melakukan pendaratan amfibi. Dengan memanfaatkan teknik,taktik, dan prosedur yang disempurnakan selama Keris MAREX, Marinir akan melaksanakan operasi pertahanan pesisir pantai dan semakin memperkuat interoperabilitas pasukan AS dan Indonesia yang dibangun selama latihan tersebut.

“Pada bulan ini setahun yang lalu, Menteri Pertahanan AS Austin dan Menteri Pertahanan Indonesia saat itu, Prabowo Subianto, menandatangani Perjanjian Kerja Sama Pertahanan yang bersejarah serta membahas cara-cara untuk memperluas peluang pelatihan, meningkatkan pertukaran pendidikan, dan meningkatkan kesadaran domain maritime. Hubungan pertahanan bilateral kita yang kuat merupakan bagian penting dari kemitraan strategis komprehensif,” kata Juru Bicara Kedutaan Besar AS Jamie Ravetz.

Hubungan antara Amerika Serikat dan Indonesia sebagai mitra terus menguat, juga kolaborasi berkelanjutan antara Korps Marinir masing-masing negara. Kemitraan strategis komprehensif ini menguntungkan kedua negara dan memainkan peran penting dalam menjaga kawasan Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Sertijab, Kolonel Laut...
Sertijab, Kolonel Laut (PM) Khoirul Fuad Resmi Jabat Wadan Puspomal
KRI Canopus-936, Kapal...
KRI Canopus-936, Kapal Survei Canggih TNI AL yang Bisa Deteksi Ranjau Laut dan Jalur Kapal Selam
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Rekomendasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Google dan A24 Berkolaborasi...
Google dan A24 Berkolaborasi Kembangkan Teknologi AI di Industri Film
Logo Koperasi dalam...
Logo Koperasi dalam Iklan Air Mineral Dinilai Bisa Membingungkan Konsumen
Berita Terkini
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
1.000 Taruna Akmil Bakal...
1.000 Taruna Akmil Bakal Latih Siswa Sekolah Rakyat
Cerita Roy Suryo Tidak...
Cerita Roy Suryo Tidak Ditahan Kejaksaan: Tak Ada Larangan Tampil di Podcast
PAMA Group Tanam 2.000...
PAMA Group Tanam 2.000 Bibit Mangrove di Pesisir Semarang: 'Jadi Benteng Alami dari Perubahan Iklim'
Buku Sang Arsitek Presisi...
Buku Sang Arsitek Presisi Polri Ulas Kepemimpinan Kapolri Listyo Sigit Prabowo
Dokter Tifa: Dakwaan...
Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa Penuntut Umum Berisi Pasal Lemah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved