3 Perwira TNI Jadi Ajudan Prabowo, Salah Satunya Peraih Gelar Magister dari Air University AS
Kamis, 24 Oktober 2024 - 13:03 WIB
loading...
A
A
A
Dirinya sempat menjadi peringkat 1 dalam pendidikan Danyon 2016 dan pendidikan Dandim 2018. Ia juga sukses menjadi peringkat 1 dalam kegiatan Satgas TMMD tingkat nasional 2016 dan juga peringkat 1 lomba karya jurnalistik tingkat nasional di 2018.
Wahyo juga ikut dalam juara umum World Pencak Silat Championship 2022. Terakhir pada 2023, Wahyo mendapatkan piagam penghargaan dari Panglima TNI dan KSAD atas prestasi juara umum Timnas Pencak Silat Sea Games ke-32.
Letkol (P) Romi Habe Putra, MMDS adalah ajudan Presiden Prabowo Subianto dari Angkatan Laut. Perwira Menengah yang lahir di tahun 1981 itu mulai terjun ke militer setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut pada 2002.
Tidak hanya lulus dari AAL, Romi juga telah menyelesaikan pendidikan Spesialisasi Perwira Pelaut pada 2009, dan Diklapa di Internasional Maritime Officers Course USA 2013.
Setelahnya, ia mengikuti Dikmatra-2 pada 2015 dan Australian Command Staff College di 2018. Tak lepas juga Dikmatra-3 TNI AL Angkatan 12 dengan predikat lulusan terbaik.
Romi juga telah mengikuti sejumlah pelatihan seperti Basic Training, STCW Table 2008. Di tahun yang sama, Romi juga mengikuti kursus lain seperti Helicopter Landing Officer & Firefighting Course, Tacticos on Board Refresher Training, Tetral Officer & Operators Training, dan Exocet MM40 ITL 70A B2 Shipofficer di Belanda.
Sepanjang kariernya di Angkatan Laut, Romi telah beberapa kali menjalankan tugas ke luar negeri. Seperti ke Belanda, Jerman dan Prancis untuk tugas factory training Korvet Sigma pada 2007.
Wahyo juga ikut dalam juara umum World Pencak Silat Championship 2022. Terakhir pada 2023, Wahyo mendapatkan piagam penghargaan dari Panglima TNI dan KSAD atas prestasi juara umum Timnas Pencak Silat Sea Games ke-32.
2. Letkol Romi Habe Putra
Letkol (P) Romi Habe Putra, MMDS adalah ajudan Presiden Prabowo Subianto dari Angkatan Laut. Perwira Menengah yang lahir di tahun 1981 itu mulai terjun ke militer setelah lulus dari Akademi Angkatan Laut pada 2002.
Tidak hanya lulus dari AAL, Romi juga telah menyelesaikan pendidikan Spesialisasi Perwira Pelaut pada 2009, dan Diklapa di Internasional Maritime Officers Course USA 2013.
Setelahnya, ia mengikuti Dikmatra-2 pada 2015 dan Australian Command Staff College di 2018. Tak lepas juga Dikmatra-3 TNI AL Angkatan 12 dengan predikat lulusan terbaik.
Romi juga telah mengikuti sejumlah pelatihan seperti Basic Training, STCW Table 2008. Di tahun yang sama, Romi juga mengikuti kursus lain seperti Helicopter Landing Officer & Firefighting Course, Tacticos on Board Refresher Training, Tetral Officer & Operators Training, dan Exocet MM40 ITL 70A B2 Shipofficer di Belanda.
Sepanjang kariernya di Angkatan Laut, Romi telah beberapa kali menjalankan tugas ke luar negeri. Seperti ke Belanda, Jerman dan Prancis untuk tugas factory training Korvet Sigma pada 2007.
Lihat Juga :