Prabowo Tak Punya Wantimpres, Hanya Ada Penasihat Khusus
Selasa, 22 Oktober 2024 - 15:45 WIB
loading...
Presiden Prabowo Subianto tidak memiliki Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres). Foto/YouTube Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto telah melantik Dudung Abdurachman sebagai Penasihat Khusus Presiden Urusan Pertahanan Nasional di Istana Negara, Jakarta, Selasa (22/10/2024). Dudung mengungkapkan bahwa Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) tidak ada lagi.
“Setahu saya inilah penasihatnya, hanya satu. Tidak ada Wantimpres,” ujar Dudung kepada awak media usai dilantik sebagai penasihat Prabowo.
Dudung pun menjelaskan bahwa jabatannya sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional akan berfokus pada perkembangan situasi di Timur Tengah. Apalagi, saat ini situasi di Lebanon masih memanas karena konflik antara Hizbullah dengan militer Israel.
![Prabowo Tak Punya Wantimpres, Hanya Ada Penasihat Khusus]()
Baca juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo 22 Oktober 2024, Ada Raffi Ahmad
“Ya fokus yang kita selesaikan kita yang eksternal itu kan kita melihat sekarang perkembangan situasi di Lebanon, termasuk negara-negara lain yang saya lihat keterlibatan pasukan-pasukan kita dalam perdamaian, termasuk bantuan-bantuan kita ini nanti akan kita konsentrasi di sana. Dan masalah Papua nanti akan jadi prioritas,” jelasnya.
“Setahu saya inilah penasihatnya, hanya satu. Tidak ada Wantimpres,” ujar Dudung kepada awak media usai dilantik sebagai penasihat Prabowo.
Dudung pun menjelaskan bahwa jabatannya sebagai Penasihat Khusus Presiden urusan Pertahanan Nasional akan berfokus pada perkembangan situasi di Timur Tengah. Apalagi, saat ini situasi di Lebanon masih memanas karena konflik antara Hizbullah dengan militer Israel.
.jpg)
Baca juga: Daftar Lengkap 27 Pejabat yang Dilantik Presiden Prabowo 22 Oktober 2024, Ada Raffi Ahmad
“Ya fokus yang kita selesaikan kita yang eksternal itu kan kita melihat sekarang perkembangan situasi di Lebanon, termasuk negara-negara lain yang saya lihat keterlibatan pasukan-pasukan kita dalam perdamaian, termasuk bantuan-bantuan kita ini nanti akan kita konsentrasi di sana. Dan masalah Papua nanti akan jadi prioritas,” jelasnya.
Lihat Juga :