Perindo Tekankan Pentingnya Penguatan Infrastruktur Pertanian di Daerah-daerah Sulit Dijangkau

Selasa, 22 Oktober 2024 - 12:46 WIB
loading...
Perindo Tekankan Pentingnya...
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah. Foto/Dok SINDOnews/Danandaya
A A A
JAKARTA - Partai Perindo menyambut baik capaian positif dalam peningkatan ketahanan pangan Indonesia. Peningkatan tersebut terlihat dari penurunan kerawanan pangan dan berbagai program yang telah berhasil mengurangi angka kemiskinan serta meningkatkan akses pangan di wilayah-wilayah tertentu.

Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris Jenderal Partai Perindo Ferry Kurnia Rizkiyansyah menilai peningkatan ini tidak hanya menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengatasi tantangan pangan, tetapi juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan pihak swasta. Kendati demikan, Ferry menyatakan masih ada tantangan besar terkait distribusi pangan yang tidak merata, terutama di daerah-daerah terpencil.

"Dalam hal ini, Partai Perindo menekankan pentingnya penguatan infrastruktur pertanian di daerah-daerah yang sulit dijangkau serta perlunya mengadopsi teknologi pertanian modern seperti smart farming untuk meningkatkan efisiensi produksi pangan," kata Ferry melalui keterangan tertulisnya, Jumat (18/10/2024).

Baca juga: HT Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran sebagai Presiden dan Wapres RI 2024-2029



"Kami juga menggarisbawahi pentingnya pemberdayaan petani lokal melalui akses yang lebih baik terhadap pembiayaan, bibit unggul, dan pelatihan, untuk memastikan bahwa petani dapat berkontribusi lebih besar dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional," sambungnya.

Ferry melanjutkan, Partai Perindo mendorong intervensi langsung seperti program bantuan pangan di daerah-daerah rawan pangan. Hal itu untuk memastikan bahwa seluruh masyarakat dapat memperoleh akses pangan yang berkualitas dan terjangkau.

"Dalam jangka panjang, pengembangan sektor perikanan dan akuakultur juga perlu dioptimalkan sebagai sumber protein utama yang melimpah di Indonesia namun belum dimanfaatkan secara maksimal," ujarnya.

Menurutnya, Partai Perindo percaya bahwa kebijakan ketahanan pangan yang inklusif dan berkelanjutan adalah kunci untuk memastikan bahwa seluruh rakyat Indonesia, terutama di wilayah-wilayah yang paling rentan, dapat hidup sejahtera tanpa kekhawatiran akan kelangkaan pangan.

"Ke depan, harapan kami adalah agar pemerintah terus memperkuat sinergi dalam upaya memperbaiki ketahanan pangan, termasuk memperluas akses teknologi dan inovasi pertanian," ucapnya.

"Kami optimis bahwa dengan pendekatan yang terintegrasi dan berbasis pada data yang akurat, Indonesia dapat semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan pangannya, sekaligus menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, seperti perubahan iklim dan fluktuasi harga pangan internasional," pungkasnya.

Sekadar informasi, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi penduduk dengan kerawanan pangan sedang atau berat di Indonesia menunjukkan tren yang menurun dari tahun 2020-2023. Pada 2023 tercatat prevalensi penduduk dengan kerawanan pangan sedang atau berat sebesar 4,5%, turun sebesar 0,35% dari 2022.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Tama Langkun Dukung...
Tama Langkun Dukung Penegakan Hukum di BGN, Minta MBG Tetap Fokus untuk Rakyat
Tambang Emas Tanpa Izin...
Tambang Emas Tanpa Izin Ancam Lumbung Pangan di Parimo, Muhammad Irfain Desak Pemda Tindak Tegas
Galungan Jadi Momentum...
Galungan Jadi Momentum Jaga Budaya Bali, Partai Perindo Ajak Perkuat Persatuan
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Poles 1.920 SPBU Melalui Program Retail Make Over
Gandeng CEO Kreta Digital,...
Gandeng CEO Kreta Digital, Dispora Kota Batam Gelar Pelatihan Digital Marketing
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Berita Terkini
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Di Seskoau, Sjafrie:...
Di Seskoau, Sjafrie: Kepemimpinan Adaptif Penting Hadapi Tantangan Pertahanan Masa Depan
Indonesia Emas 2045...
Indonesia Emas 2045 Taruhannya: Ketika Pundak Gen Z Rapuh Tanpa Jangkar Moral
Threshold DPRD Dinilai...
Threshold DPRD Dinilai Reduksi Demokrasi Lokal, Gardian Muhammad Minta Reformasi Politik Substantif
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved