Golkar Dapat Kursi Terbanyak di Kabinet, Bahlil: Penilaian Objektif Pak Prabowo

Senin, 21 Oktober 2024 - 22:22 WIB
loading...
Golkar Dapat Kursi Terbanyak...
Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan, banyaknya kader Golkar di Kabinet Merah Putih itu murni karena penilaian objektif dari Presiden Prabowo Subianto. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Partai Golongan Karya (Golkar) menjadi partai dengan kader terbanyak yang masuk ke Kabinet Merah Putih. Total ada delapan kader Partai Golkar ditunjuk sebagai menteri pada pemerintahan Prabowo-Gibran 2024-2029.

Ketua Umum Golkar Bahlil Lahadalia mengatakan itu murni karena penilaian objektif dari Presiden Prabowo Subianto.

"Partai Golkar mendapat kesempatan dan kepervayaan dari Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Wakil Presiden Gibran. Delapan orang menteri dan tiga orang wakil menteri,” kata Bahlil di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta Barat, Senin (21/10/2024) malam WIB.

Baca juga: Kabinet Prabowo, Golkar Berharap Dapat Jatah Lebih dari Lima Menteri

"Itu semata-mata karena penilaian objektif Pak Presiden Prabowo saja bahwa kader Golkar dianggap mumpuni untuk mengisi jabatan-jabatan menteri dalam rangka membantu Bapak Presiden untuk mewujudkan visi-misi dan program target pembangunan," tegasnya.

Adapun delapan kursi menteri untuk kader Golkar yakni, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Baca juga: Sah! Menteri Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran Dilantik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Ngaku Cocok...
Prabowo Ngaku Cocok dengan HIPMI: Kelakuannya Sudah Saya Kenal Semuanya
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Rekomendasi
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved