Prabowo Instruksikan Perkuat Ketahanan Siber dan Keamanan Laut

Senin, 21 Oktober 2024 - 19:01 WIB
loading...
Prabowo Instruksikan...
Wamenko Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus mengatakan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar memperkuat keamanan siber dan laut Indonesia. Foto/SINDOnews/binti mufarida
A A A
JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan jajarannya untuk memperkuat ketahanan siber dan keamanan laut. Hal ini diungkapkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus usai dilantik di Istana Negara, Jakarta.

“Mungkin kita tahu belakangan ini terkait dengan siber. Nah siber ini kita juga akan sinergikan karena banyak badan yang bermain di situ ya. Nah kalau mereka bersinergi tentunya makin bagus ya. Kita harapkan ketahanan dari siber ini bisa kita jaga,” ujar Lodewijk, Senin (21/10/2024).

Lodewijk mengatakan dalam 100 hari pertama kerja Presiden Prabowo meminta untuk menjaga stabilitas politik dan keamanan. “Tentunya 100 hari pertama ini kita harus menjaga stabilitas politik kemudian, stabilitas keamanan termasuk masalah pertahanan tentunya,” ujarnya

Baca juga: Daftar 17 Perwira TNI dan Polri yang Masuk Kabinet Prabowo, dari Menteri hingga Kepala Lembaga

Lodewijk mengungkapkan Presiden Prabowo juga meminta agar keamanan laut diperkuat. Dia menyebutkan bahwa dalam satu tahun Indonesia rugi hingga Rp40 triliun akibat pencurian ikan.

“Terkait dengan keamanan laut, kita tahu ada Bakamla ya. Bakamla ini dibawa Kementerian Kelautan, mengadopsi Undang-Undang 32 yang kemarin sebenarnya sudah direvisi, kemudian di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pelayaran, Undang-Undang Nomor 17,” katanya.

Baca juga: 55 Wamen Resmi Dilantik Presiden Prabowo Subianto

“Nah ini sama, kita harus mengamankan potensi laut kita dari kemungkinan pencurian-pencurian ikan. Karena satu tahun kita itu rugi ya 30 sampai 40 triliun. Bayangkan. Nah kalau ini kita bisa jaga kita itu tentunya akan memberikan devisa tambahan bagi pemerintah,” papar Lodewijk.

Selain itu, Lodewijk juga mengungkapkan bahwa sistem pertahanan di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser, Kalimantan Timur juga tidak hanya melibatkan TNI namun juga Departemen atau Kementerian lain.

“Kita tahu kita punya IKN, ya. Bagaimana sistem pertahanan? Ini tidak saja melibatkan TNI tetapi melibatkan Departemen atau Kementerian lain. Nah itu juga yang harus disinergikan ya,” ujarnya.

“Contoh kita lihat katakan Israel dia punya perlindungan udara ya, tetapi ternyata bisa jebol. Nah bagaimana mengacu pada itu sistem pertahanan kita adopsi seperti apa ya karena pertahanan udara sekarang kita harus keluar dari doktrin yang lama karena sekarang orang bermain rudal, tidak harus mendekat 300 km dari situ tuh bisa,” katanya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Pigai Semprot Komnas...
Pigai Semprot Komnas HAM usai Singgung Dugaan Pelanggaran HAM di Program MBG
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
Istana Bicara soal Kembalikan...
Istana Bicara soal Kembalikan Kepercayaan Publik
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
Rekomendasi
Gol Messi Bawa Argentina...
Gol Messi Bawa Argentina Unggul atas Aljazair di Babak Pertama
Akses Jalan Medan Merdeka...
Akses Jalan Medan Merdeka Selatan ke Patung Kuda Ditutup Imbas Demo Serikat Pekerja
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Berita Terkini
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono...
Diskusi Budiman-Nusron-Sudaryono di UGM Dibubarkan Mahasiswa, Qodari: Kalau Hanya Tuntutan, Bukan Demokrasi
Mengapa Pendonor Darah...
Mengapa Pendonor Darah Kita Tidak Kembali?
Evita: Ekspor Satu Pintu...
Evita: Ekspor Satu Pintu Harus Jadi Instrumen Hilirisasi, Bukan Ubah Jalur Penjualan
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo Ardianto
Dari SPBU ke Meja Makan:...
Dari SPBU ke Meja Makan: Rantai Dampak Kenaikan BBM terhadap Kesejahteraan
Said Didu ke Presiden...
Said Didu ke Presiden Prabowo: Kawan Bapak Tuh Ada di Luar, Bukan di Dalam
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved