Kelola Keuangan Terbaik 2022-2024, Ditjen Bimas Buddha Raih Penghargaan Kemenkeu
Jum'at, 18 Oktober 2024 - 11:45 WIB
loading...
Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi menerima penghargaan tata kelola keuangan negara dari Kemenkeu di Jakarta, Jumat (18/10/2024). FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Realisasi dan pengelolaan anggaran yang dilakukan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Buddha Kementerian Agama sejak 2022 hingga Semester 1 2024 mencatatkan prestasi. Selain serapan tertinggi, pertanggungjawaban anggaran Ditjen Bimas Buddha juga dinilai telah memenuhi ketentuan tata kelola keuangan negara.
Atas prestasinya ini, selama kurang lebih tiga tahun terakhir Ditjen Bimas Buddha mendapatkan beberapa penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta IV.
"Tahun 2022 Ditjen Bimas Buddha mendapatkan penghargaan dari KPPN Jakarta IV atas Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik, Tahun 2023 Peringkat Pertama atas laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran Terbaik Pagu Besar Peringkat Pertama untuk semester 1 dan tahun 2024 Ditjen Bimas Buddha kembali meraih penghargaan Terbaik Ke-2 atas Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Pagu Rp50 miliar-Rp150 miliar pada semester 1," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi di Jakarta, Jumat (18/10/2024).
Supriyadi menjelaskan, selama Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan atas arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ditjen Bimas Buddha telah melaksanakan program anggaran sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024. Bimas Buddha selama ini selalu melakukan kontrol dan evaluasi berkala terkait serapan anggaran dan capaian target kinerja baik pusat dan daerah serta memantau dan memitigasi beberapa bantuan pendidikan dan kelembagaan.
Atas komitmen mengawal pelaksanaan anggaran secara ketat ini akhirnya membuahkan hasil. Selama 2021 hingga 2023, Ditjen Bimas Buddha selalu menempati posisi dalam tiga besar di antara 11 unit kerja Eselon 1 di Kementerian Agama.
Atas prestasinya ini, selama kurang lebih tiga tahun terakhir Ditjen Bimas Buddha mendapatkan beberapa penghargaan dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Jakarta IV.
"Tahun 2022 Ditjen Bimas Buddha mendapatkan penghargaan dari KPPN Jakarta IV atas Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Terbaik, Tahun 2023 Peringkat Pertama atas laporan Pertanggungjawaban Bendahara Pengeluaran Terbaik Pagu Besar Peringkat Pertama untuk semester 1 dan tahun 2024 Ditjen Bimas Buddha kembali meraih penghargaan Terbaik Ke-2 atas Nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) Pagu Rp50 miliar-Rp150 miliar pada semester 1," kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi di Jakarta, Jumat (18/10/2024).
Supriyadi menjelaskan, selama Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan atas arahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ditjen Bimas Buddha telah melaksanakan program anggaran sesuai dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024. Bimas Buddha selama ini selalu melakukan kontrol dan evaluasi berkala terkait serapan anggaran dan capaian target kinerja baik pusat dan daerah serta memantau dan memitigasi beberapa bantuan pendidikan dan kelembagaan.
Atas komitmen mengawal pelaksanaan anggaran secara ketat ini akhirnya membuahkan hasil. Selama 2021 hingga 2023, Ditjen Bimas Buddha selalu menempati posisi dalam tiga besar di antara 11 unit kerja Eselon 1 di Kementerian Agama.
Lihat Juga :