KBPP Polri Dukung Nanny Hadi Tjahjanto Jadi Ketua Umum Kowani Periode 2024-2029

Senin, 14 Oktober 2024 - 18:21 WIB
loading...
KBPP Polri Dukung Nanny...
Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty menyatakan dukungannya kepada Nanny Hadi Tjahjanto, isteri Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, menjadi Ketua Umum Kowani periode 2024-2029. Foto/istimewa
A A A
JAKARTA - Keluarga Besar Putra Putr i (KBPP) Polri menyatakan dukungannya kepada Nanny Hadi Tjahjanto, isteri Menko Polhukam Marsekal TNI (Purn) Hadi Tjahjanto, menjadi Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) periode 2024-2029.

Ketua Umum KBPP Polri Evita Nursanty, menyatakan dukungan tersebut setelah bertemu dan melakukan berbagai diskusi dengan Nanny Hadi Tjahjanto di Jakarta, Senin (14/10/2024).

Evita meyakini Nanny Hadi Tjahjanto mampu memperjuangkan peningkatan kualitas hidup perempuan dan perlindungan hak perempuan. Apalagi dukungan itu memungkinkan karena Nanny Hadi Tjahjanto juga adalah keluarga Polri, sebagai anak Brimob.

Baca juga: Peringati HUT ke-21, KBPP Polri Gelar Upacara dan Ziarah Tabur Bunga di TMP Kalibata

“Dalam AD/ART maupun Tri Setia KBPP Polri mengamanatkan KBPP Polri akan memberikan dukungan kepada keluarga Polri yang sedang berkontestasi dalam pemilihan di setiap jenjang atau bidang tertentu. Jadi KBPP Polri mendukung beliau untuk menjadi ketua umum Kowani, dan itu amanat AD/ART dan Tri Setia,” ucap Evita.

Menurut Evita, kepada isteri mantan Panglima TNI itu, KBPP Polri sudah menyampaikan berbagai masukan atau pemikiran yang bisa kelak diperjuangkan sebagai ketua umum Kowani. Salah satunya adalah bagaimana Kowani bisa mengarus-utamakan program pemberdayaan ekonomi perempuan, peningkatan kualitas hidup perempuan, peningkatan perlindungan hak perempuan hingga penguatan kelembagaan dalam mengurusi isu perempuan.

Baca juga: Gelar Jalan dan Senam Sehat di SUGBK, KBPP Polri Ingin Indonesia Sehat

“Sebagai Ibu Bangsa, Kowani bisa mengamanatkan kewajiban utama Wanita Indonesia menjadi ‘Ibu Pemberdayaan Ekonomi Bangsa dijadikan common platform Kowani yaitu mendekatkan perempuan ke dalam pembangunan ekonomi, yang dimulai dari keluarga. Hal ini sejalan juga dengan harapan pemerintahan baru untuk pertumbuhan ekonomi 8 persen,”kata Evita.

Evita Nursanty mengakui ada berbagai perkembangan yang cukup baik belakangan ini terkait isu-isu perempuan dan anak. Tapi harus disadari tantangan juga makin berat. Misalnya, dari sisi kualitas hidup perempuan, kita lihat fakta di lapangan angka kematian ibu melahirkan masih tinggi dimana tahun 2023, Angka Kematian Ibu di Indonesia meningkat menjadi 305 per 100.000 kelahiran hidup dari 205 per 100.000 kelahiran hidup tahun 2022). Lalu lama sekolah masih rendah, terbatasnya keterampilan dan upah kerja yang minim, perempuan di legislatif masih belum mencapai kuota 30%.

Terkait perlindungan hak perempuan ditemukan kasus kekerasan terhadap perempuan masih tinggi, tindak pidana perdagangan orang khususnya perempuan untuk dieksploitasi seksual komersial dan kerja paksa masih tinggi, dan di sisi lain perlindungan dan pemenuhan hak-hak terhadap pekerja perempuan di sektor informal termasuk pekerja migran masih lemah.

Begitu juga isu-isu lain seperti isu stunting, dimana perempuan menjadi ujung tombak bagi perbaikan atau penurunan angka stunting. Apalagi faktanya tidak ada satu daerah pun yang secara konsisten berhasil menekan prevalensi stunting. Stunting ini tidak boleh hanya sekadar diomongkan tapi harus ada aksinya.

Intinya, KBPP Polri berharap Kowani ke depan harus mampu menarik kembali isu perempuan ke tengah ke pusat perhatian publik, dan aktif dalam mencari solusi nyata, dengan mengerahkan sumber daya yang dimilikinya, serta tentunya sesuai kapasitasnya sebagai organisasi.

“Kita harus akui di berbagai hal ada kemajuan selama ini, namun tantangan ke depan makin besar. Jadi KBPP Polri berharap Kowani ke depan bergerak, menyusun program berdasarkan permasalahan yang dihadapi oleh perempuan di atas. Kita mau Kowani ini tampil dengan peran kesejarahannya seperti dulu dan menjadi benar-benar suara kaum perempuan Indonesia seutuhnya. Menjadi problem solver. Kami melihat Ibu Nanny mampu untuk itu. Beliau berpengalaman banyak di berbagai organisasi,” ucapnya.

(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Kedipan Mata Komandan...
Kedipan Mata Komandan Brimob Bikin Tawanan Tewas Ditembak dari Jarak 5 Meter
Rekomendasi
Jirayut Debut Akting...
Jirayut Debut Akting di Film Cek Kodham, Akui Sempat Tak Percaya Diri
Pesan Menyentuh di Ruang...
Pesan Menyentuh di Ruang Ganti Timnas Iran: Bermain Jujur adalah Jiwa Sepak Bola
3 Karyawan Percetakan...
3 Karyawan Percetakan Disekap, 2 Pelaku Ditangkap
Berita Terkini
Jokowi Pakai Baju Berlogo...
Jokowi Pakai Baju Berlogo PSI: Artinya Tahu Sendiri
Bangun Integrasi Hukum...
Bangun Integrasi Hukum dan Seni Lewat Pustaka Nada
Kemhan Beberkan Materi...
Kemhan Beberkan Materi Latihan Fisik Calon Manajer Kopdes: Baris-berbaris hingga Hormat Militer
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
DPR Desak Latsarmil...
DPR Desak Latsarmil Peserta SPPI Disetop: Nyawa Jangan Dianggap Enteng!
Saatnya Muktamar NU...
Saatnya Muktamar NU Hadirkan Kepemimpinan yang Tak Lagi Wariskan Pertengkaran Berkepanjangan
Infografis
5 Fakta 2024 Jadi Tahun...
5 Fakta 2024 Jadi Tahun Kemenangan Rusia di Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved