Verrell Bramasta Tegaskan Tudingan Main HP saat Rapat DPR Tidak Benar
Selasa, 08 Oktober 2024 - 17:21 WIB
loading...
Anggota DPR Fraksi PAN Verrell Bramasta menyatakan tudingan dirinya main ponsel saat rapat DPR tidak benar. Foto/istimewa
A
A
A
JAKARTA - Anggota DPR Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Verrell Bramasta angkat suara terkait berita dugaan main handphone (HP) ketika sedang rapat DPR. Menurut Verrel tudingan tersebut tidak benar.
“Momen itu adalah ketika saya sedang mencari materi dari HP, saat kegiatan Lemhannas. Bukan main HP karena main game dan lain-lain. Jadi sangat disayangkan jika ada yang memberitakan tanpa nanya kebenarannya,” ucap Verrell, Selasa (8/10/2024).
Terkait hal tersebut, Verrell mengaku banyak mendapat cibiran dari para netizen. Namun Verrell menekankan bullying bukanlah hal yang ditolerir oleh dirinya.
Baca juga: Jadi Anggota DPR, Verrell Bramasta Siap Diteror Masyarakat Jika Kinerjanya Tak Sesuai Aspirasi
“Hasil dari berita seperti itu, jadinya banyak yang makin skeptis. Saya paham dan menurut saya enggak apa-apa. Toh selama ini juga netizen memang selalu seperti itu terhadap saya. Jadi sudah tahan banting lah. Namun yang buat saya sedih, ketika masyarakat yang memilih saya juga kena bully. Hal tersebut yang tidak bisa saya toleransi. Karena bagi saya, kebebasan berpendapat bukan berarti bebas membully,” ujar Verrell.
“Momen itu adalah ketika saya sedang mencari materi dari HP, saat kegiatan Lemhannas. Bukan main HP karena main game dan lain-lain. Jadi sangat disayangkan jika ada yang memberitakan tanpa nanya kebenarannya,” ucap Verrell, Selasa (8/10/2024).
Terkait hal tersebut, Verrell mengaku banyak mendapat cibiran dari para netizen. Namun Verrell menekankan bullying bukanlah hal yang ditolerir oleh dirinya.
Baca juga: Jadi Anggota DPR, Verrell Bramasta Siap Diteror Masyarakat Jika Kinerjanya Tak Sesuai Aspirasi
“Hasil dari berita seperti itu, jadinya banyak yang makin skeptis. Saya paham dan menurut saya enggak apa-apa. Toh selama ini juga netizen memang selalu seperti itu terhadap saya. Jadi sudah tahan banting lah. Namun yang buat saya sedih, ketika masyarakat yang memilih saya juga kena bully. Hal tersebut yang tidak bisa saya toleransi. Karena bagi saya, kebebasan berpendapat bukan berarti bebas membully,” ujar Verrell.
Lihat Juga :