alexametrics

KPK Pantau Kasus Penyelundupan Harley Davidson dalam Pesawat Garuda

loading...
KPK Pantau Kasus Penyelundupan Harley Davidson dalam Pesawat Garuda
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo. Foto/SINDOnews/Raka Dwi Novianto
A+ A-
JAKARTA - Kasus penyeludupan komponen sepeda motor Harley Davidson dan sepeda lipat bermerek Brompton menggunakan pesawat Garuda Indonesia menghebohkan publik.

Direktur Utama BUMN Erick Thohir langsung memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia, Ari Ashkara karena menyelundupkan barang tersebut.

Komisi Pemberantasan Korupsi ikut memantau kasus tersebut dan menunggu pengusutan yang dilakukan Direktorat Bea dan Cukai Kementerian Keuangan.



"Kita tunggu Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Ditjen Bea Cukai dan PPNS Ditjen Pajak. Kalau hanya pelanggaran bea masuk dan pajak, hanya mereka yang berwenang menindak," ujar Ketua KPK Agus Rahardjo di Gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta, Jumat (6/12/2019). (Baca juga: Begini Nasib Harley Davidson Selundupan Dirut Garuda)

Jika hasil pendalaman Bea Cukai menunjukkan penyelundupan tersebut sebagai pelanggaran perpajakan dan kepabeanan, Agus menegaskan KPK tidak akan melakukan pengusutan.

Namun apabila terdapat potensi dugaan pelanggaran tindak pidana korupsi, KPK tidak akan ragu untuk turun tangan melakukan penyelidikan.

"Kalau mereka menemukan juga tindak pidana korupsi pasti nanti akan melibatkan polisi atau KPK. Dalam hal penanganan oleh kepolisian, seluruh sprindiknya (surat perintah penyidikan-red) tentu dilaporkan ke KPK. Kemudian KPK akan mengkoordinir dan supervisi," tuturnya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak