Rayakan Hubungan Bilateral ke-75, RI-Rusia Perkuat Kerja Sama Bidang Arsip Negara

Kamis, 26 September 2024 - 23:44 WIB
loading...
Rayakan Hubungan Bilateral...
Indonesia dan Rusia bersiap merayakan usia hubungan bilateral ke-75 pada 2025 dengan memperkuat kerja sama di bidang arsip negara. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Indonesia dan Rusia bersiap merayakan usia hubungan bilateral ke-75 pada 2025 dengan memperkuat kerja sama di bidang arsip negara.

Kesepakatan itu terungkap dalam seminar internasional bertajuk “Indonesia - Rusia: Dari Masa Lalu ke Masa Depan, Perspektif Sejarah dan Geopolitik” diselenggarakan oleh Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) bekerja sama dengan Badan Arsip Federal Federasi Rusia (ROSARKHIV) dan Klub Diskusi Valdai, Kamis (26/9/2024).

Kepala ANRI Imam Gunarto, mengungkapkan rasa syukurnya atas kehadiran para peserta dan pihak-pihak yang mendukung acara ini. Gunarto menekankan pentingnya kerja sama bilateral yang telah dimulai sejak penandatanganan nota kesepahaman antara ANRI dan ROSARKHIV pada 2016.

Baca juga: Mengembalikan Persahabatan Indonesia-Rusia

"Seminar ini diharapkan menjadi langkah kunci menuju kemitraan yang lebih kuat dan komunitas kearsipan yang lebih baik antara kedua negara," ujarnya.

Gunarto menambahkan saat ini, dunia kearsipan menghadapi tantangan besar akibat arus globalisasi dan informasi yang melimpah. "Kita terhanyut oleh informasi yang terus diproduksi oleh kapitalis internasional. Dalam situasi ini, kita sangat membutuhkan pencerahan untuk menavigasi kegelapan intelektual," jelasnya.

Seminar ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan kearsipan antara Indonesia dan Rusia, tetapi juga membuka jalan bagi kolaborasi yang lebih luas di berbagai bidang. Dengan pengetahuan mendalam tentang sejarah kedua negara, diharapkan hubungan ini dapat terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik.

Baca juga: Hubungan Bilateral Indonesia-Rusia Masuki Masa Keemasan Kedua

Duta Besar (Dubes) Rusia untuk Indonesia Sergei Tolchenov, mengatakan, kegiatan ini sangat tepat dilakukan saat ini untuk meninjau kembali sejarah hubungan dan kerja sama kedua negara.

"Ini saat yang tepat untuk memperoleh pelajaran yang benar yang akan membuka jalan bagi masa depan yang lebih cerah bagi kedua negara, bahkan di kawasan Asia-Pasifik," katanya.

Tolchenov menegaskan hubungan Indonesia dan Rusia telah lama terjalin erat, dengan dukungan Rusia pada masa perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kerja sama di bidang pertahanan dan ekonomi juga menjadi sorotan, dengan hasil nyata seperti Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK) dan Rumah Sakit Persahabatan Indonesia.

Dalam situasi geopolitik yang kompleks, hubungan kedua negara semakin kuat. Ia juga menekankan kesamaan pandangan dalam isu global, termasuk krisis Palestina-Israel.

"Omzet perdagangan bilateral terus meningkat, mencapai USD4 miliar pada 2020, dan ada eksplorasi di berbagai sektor seperti energi, transportasi, dan keamanan siber," ujar Dubes Tolchenov.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Jamu Presiden Steinmeier,...
Jamu Presiden Steinmeier, Prabowo Sebut Jerman Jadi Inspirasi Inovasi Teknologi
Prabowo Bertemu Menlu...
Prabowo Bertemu Menlu Qatar di Istana Merdeka, Ini Tiga Poin yang Dibahas
Bertemu Prabowo, Presiden...
Bertemu Prabowo, Presiden Jerman Singgung Deklarasi Jakarta Tahun 2012
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman...
Prabowo Sebut Indonesia-Jerman Sepakat Konflik Harus Diselesaikan lewat Perundingan
Pertemuan Prabowo dengan...
Pertemuan Prabowo dengan Steinmeier Perkuat 75 Tahun Diplomatik Indonesia-Jerman
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Rekomendasi
Jelang Akhir Pekan,...
Jelang Akhir Pekan, IHSG Dibuka Memerah di Level 6.161
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
5 Fakta Menarik Korea...
5 Fakta Menarik Korea Selatan Tumbang dari Meksiko di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Ahmad Khozinudin: Kami...
Ahmad Khozinudin: Kami Nyatakan Perang Terbuka secara Hukum Melawan Joko Widodo
Roy Suryo-Dokter Tifa...
Roy Suryo-Dokter Tifa Ditangkap Polda Metro Jaya, Pakar: Untuk Kebutuhan Penyidikan
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangkap, Jokowi Janji Bawa Ijazah Asli ke Persidangan
Datangi Polda Metro,...
Datangi Polda Metro, Farhat Abbas Ingin Lihat Langsung Roy Suryo Pakai Rompi Tahanan
Beda dengan PKB, Golkar...
Beda dengan PKB, Golkar Pilih Hormati Sikap PDIP sebagai Partai Penyeimbang
Kronologi Penangkapan...
Kronologi Penangkapan Roy Suryo, Refly: Untung Masih Sempat Salat Subuh, tapi Belum Mandi
Infografis
Rusia Ingin Paksakan...
Rusia Ingin Paksakan Migrasi Massal ke Negara-Negara Uni Eropa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved