Musyawarah Mufakat dalam Munas Golkar Dinilai Hindari Perpecahan

Senin, 18 November 2019 - 08:39 WIB
Musyawarah Mufakat dalam...
Musyawarah Mufakat dalam Munas Golkar Dinilai Hindari Perpecahan
A A A
JAKARTA - Wacana musyawarah mufakat dalam Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar pada 3-6 Desember mendatang dinilai menguntungkan calon Ketua Umum (Caketum) yakni Airlangga Hartarto.

Direktur Indonesia Political Review (IPR), Ujang Komarudin menganggap caketum lain sepertinya akan berbagi posisi di tempat lain. Bisa Waketum, Sekjen, Bendahara atau posisi lainnya di partai berlambang Pohon Beringin tersebut.

"Dengan musyawarah mufakat mungkin saja Golkar tak ingin ribut-ribut. Tak ingin ada konflik lagi," tutur Ujang saat dihubungi SINDOnews, Senin (18/11/2019).

"Karena biasanya pasca Munas, selalu ada barisan sakit hati dan menyisakan konflik. Bahkan yang paling ekstrim keluar Golkar dan mendirikan partai sendiri," imbuh Ujang.

Menurut Ujang, usulan musyawarah mufakat dari senior Golkar ini dinilai memang hal yang tak lazim dalam Golkar. Mungkin cara tersebut ditempuh untuk menghindari perpecahan di tubuh Golkar sehingga ditempuh dengan cara musyawarah mufakat.

"Jika musyawarah mufakat yang terjadi, maka akan terjadi bagi-bagi posisi bagi 4 caketum Golkar. Yang penting saling menguntungkan, maka Munas akan berjalan lancar," tukasnya.
(kri)
Berita Terkait
HUT ke-57 Partai Golkar...
HUT ke-57 Partai Golkar Bertema Bersatu untuk Menang
Bahlil Lahadalia Tegaskan...
Bahlil Lahadalia Tegaskan Soliditas Kader di HUT ke-61 Partai Golkar
Persiapan Jelang Perayaan...
Persiapan Jelang Perayaan HUT Ke-61 Partai Golkar
Soal Peluang Golkar...
Soal Peluang Golkar Ubah AD/ART untuk Jokowi Maju Ketum, Aburizal Bakrie: Bisa Saja jika Daerah Mau
Pembukaan Rapimnas Partai...
Pembukaan Rapimnas Partai Golkar
Tasyakuran HUT Ke-57...
Tasyakuran HUT Ke-57 Partai Golkar
Berita Terkini
Perjalanan Rapat Istana...
Perjalanan Rapat Istana Sempat Tertunda, Mentan Amran Turun Tangan Selamatkan Korban Kecelakaan
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pengacara Jokowi Tawarkan Restorative Justice
Puluhan Organisasi Tolak...
Puluhan Organisasi Tolak Penerapan PP No 28/2024 Tentang Kesehatan
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved