Megawati Minta Kader PDIP Jangan Melempem

Kamis, 22 Agustus 2024 - 16:15 WIB
loading...
Megawati Minta Kader...
Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri meminta para kader untuk tidak melempem. Dia mengingatkan kader partainya harus memiliki semangat yang membara. Foto/SINDOnews/Achmad Al Fiqri
A A A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputr i meminta para kader untuk tidak melempem. Dia mengingatkan kader partainya harus memiliki semangat yang membara.

Hal ini terlihat dalam saat pengumuman bakal calon kepala daerah, di Jakarta Kamis (22/8/2024). Awal mulanya para kader partai tak semua bertepuk tangan. Lalu Megawati berteriak.

"Tepuk tangan yang keras, gitu aja melempem jadi kamu tuh siapa? Ibu juga enggak tahan kalau disuruh lembut-lembut gitu aja," kata Megawati.

Dia mengatakan, dirinya sungguh membara saat membaca pidato. Sehingga seyogianya para kader juga memiliki semangat yang membara.

Baca juga: Putusan MK Pupus Calon Tunggal, PDIP: Kemenangan Melawan Oligarki

"Tepuk tangan aja itu membara. Saya membaca gini aja membara loh masak kamu enggak pernah ada yang tahu diceritakan oleh orang tua yang namanya nenek buyut, apa dulu pernah yang namanya rakyat saja berpakaian karung goni," katanya.

"Jangan lupa kalian adalah PDI Perjuangan, melempem yah udah dah," ucapnya.

Sebelumnya dia bercerita mengenai Indonesia yang sudah 79 tahun merdeka telah melakukan amandemen undang-undang sebanyak 4 kali. Berbeda dengan Amerika yang telah 200 tahun merdeka baru 5-6 kali mengamandemen kebijakan.

"Indonesia kita sudah amandemen empat kali baru 79 tahun jadi biar namanya Amerika yang kita bilang liberal kapitalisme dan teguh kepada konstitusinya loh ya," katanya .

Bahwa masyarakat nya pun sangat cinta.kepada tanah air. Hal ini terima dari masyarakat yang mengetahui siapa pemimpin nya saat itu.

"Saya lihat rakyat Amerika kalau menyanyikan lagu Indonesia Raya saya suka kok bisa sampai anak-anak kecil. Bapak bangsanya siapa George Washington. Lalu bagaimana dengan kita 79 tahun loh," tuturnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Dorong Program...
PDIP Dorong Program MBG Beralih ke Dapur Berbasis Sekolah
PDIP: UU Polri Harus...
PDIP: UU Polri Harus Mampu Cegah Intervensi Politik dan Kepentingan Oligarki
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Dadan Hindayana Tersangka...
Dadan Hindayana Tersangka Dugaan Korupsi MBG, PDIP Minta Pengawasan Diperketat
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Sidang Gugatan PPP,...
Sidang Gugatan PPP, Saksi Sebut SK Plt Maluku Cacat Hukum
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
Tembak Jatuh Helkopter...
Tembak Jatuh Helkopter Apache AS, Ini Pesan yang Hendak Disampaikan Iran
5 Putusan Rasulullah...
5 Putusan Rasulullah SAW tentang Hak Asuh Anak Setelah Perceraian
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved