Teknologi Informasi Pengaruhi Pemilih Gen Z dan Milenial pada Pilkada 2024

Rabu, 21 Agustus 2024 - 18:48 WIB
loading...
Teknologi Informasi...
Teknologi Informasi seperti media sosial dewasa ini menjadi alat yang sangat kuat dalam proses demokrasi. Foto: Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Teknologi informasi seperti media sosial dewasa ini menjadi alat yang sangat kuat dalam proses demokrasi. Perannya sangat signifikan dalam membentuk opini publik, menyebarkan informasi, dan memobilisasi pemilih.

Kepala Laboratorium Prodi Ilmu Politik Universitas Kristen Indonesia (UKI) Andaru Satnyoto menuturkan media sosial dewasa ini menjadi sebuah platform yang sangat berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Indonesia.

Hal itu sebagaimana disampaikan Andaru dalam podcast bertema "Quo Vadis Teknologi Informasi menuju Pilkada 2024" yang diselenggarakan Prodi Ilmu Politik UKI di Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2024.

Dalam konteks demokrasi, media sosial menjadi platform yang sangat berpengaruh terhadap pandangan hidup Gen Z dan milenial yang secara elektoral menjadi ceruk pemilih dalam proses demokrasi di Tanah Air.

Namun, belakangan ini muncul berbagai kasus pencurian data masyarakat yang pada akhirnya mengikis kepercayaan pengguna teknologi menjelang kontestasi Pilkada 2024. Bagaimana tidak, maraknya kejahatan siber memicu mosi tidak percaya atas kemampuan pemerintah melindungi data pribadi.

"Bagaimana kita mau menyelenggarakan Pilkada dengan kepercayaan masyarakat jika isu pencurian data dan isu perlindungan data pribadi masyarakat tidak bisa diselesaikan?" tegas Andaru.

Koordinator Wilayah III PP GMKI YY Carlos Wawo juga memandang peran media sosial di kalangan anak muda sebagai platform untuk mengekspresikan diri sekaligus menjadi sumber informasi.

"Dalam hal ini, anak muda menggunakan medsos untuk mendapat info terkini terkait situasi lingkungannya hingga situasi bangsa dan negara," ujar Carlos.

Dia mengaku khawatir dengan maraknya kasus pencurian dan penyalahgunaan data masyarakat yang terjadi belakangan ini.

Kasus dugaan pencatutan data warga Jakarta selama masa verifikasi data di KPU Jakarta misalnya yang diduga digunakan untuk kepentingan politik sejumlah pihak. Kasus ini membuat masyarakat semakin pesimistis atas keamanan data mereka.

"Menurut saya KPU Jakarta masih mengalami kesulitan untuk menjaga data pribadi masyarakat," ucap Carlos.

Selain pencurian dan penyalahgunaan data, aksi-aksi diskriminasi di media sosial juga menjadi catatan menjelang Pilkada 2024. Hal itu sebagaimana disampaikan Kepala Divisi Kebebasan Berekspresi SAFEnet Hafizh Nabiyyin.

"Di media sosial ada beberapa kelompok yang mengalami diskriminasi contohnya perempuan dan minoritas gender. Ini menjadi catatan, karena itu SAFEnet berupaya mendorong agar media sosial dapat menjadi ruang berekspresi yang aman bagi semua pihak," kata Hafizh.

Menurut dia, pemerintah dan perusahaan media sosial juga harus melindungi kebebasan berekspresi dari masyarakat di dunia maya terutama menuju kontestasi Pilkada 2024.

"Perusahaan media sosial harus mampu meng-take down hoaks berbasis identitas dan hate speech yang berpotensi banyak beredar pada di Pilkada 2024. Di sisi lain, mereka juga harus aktif melindungi kebebasan berekspresi masyarakat," ujarnya.

Dalam konteks teknologi informasi, podcast tersebut turut menyinggung perihal RUU tentang Polri atau RUU Polri. Hafizh maupun Andaru menolak RUU Polri karena dinilai membatasi ruang berekspresi, merampas privasi, dan merenggut hak atas akses informasi masyarakat.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolaborasi PKSS dan...
Kolaborasi PKSS dan Kemnaker Perluas Kesempatan Kerja bagi Gen Z
Koperasi, Ekonomi Indonesia...
Koperasi, Ekonomi Indonesia dan Relevansi Gen Z
Hasil Survei: 85% Gen...
Hasil Survei: 85% Gen Z Nilai Kerusakan Lingkungan Ancam Ketahanan Bangsa dan Negara
Riset Kemenag: Toleransi...
Riset Kemenag: Toleransi Beragama Gen Z Ungguli Milenial dan Baby Boomers
Kemenag Bidik Gen Z...
Kemenag Bidik Gen Z hingga Beta Kuasai Literasi Ilmu Falak
Komdigi: Scam Makin...
Komdigi: Scam Makin Berkembang, Gen Z Wajib Tingkatkan Literasi Digital
Gagas Forum Dialog,...
Gagas Forum Dialog, AHY Ajak Profesor dan Gen Z Rumuskan Masa Depan Indonesia
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Tren Wewangian Gen Z:...
Tren Wewangian Gen Z: Ekspresi Diri Melalui Pilihan Aroma Harian
Rekomendasi
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Penasaran dengan Isi...
Penasaran dengan Isi Kakbah yang dijadikan Kiblat Salat? Simak Penjelasannya di Sini!
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved