alexametrics

Ketimbang Bangun Ibu Kota, Pemerintah Disarankan Perkuat Diplomasi Papua

loading...
A+ A-
JAKARTA - Anggota Komisi I DPR Sukamta menginginkan agar pemerintah menangani masalah Papua dan Papua Barat secara struktur dan sistematis sehingga posisi Papua sebagai bagian dari NKRI tidak hanya kuat di dalam negeri tetapi juga diakui dunia. Pasalnya, keutuhan NKRI yang menjadi taruhannya.

Sukamta menyarankan agar sebaiknya pemerintah tidak perlu sibuk membangun ibu kota baru, akan lebih baik jika anggarannya digunakan untuk diplomasi Papua dan membenahi Papua dari dalam.

“Lebih baik jika anggaran dimaksimalkan untuk diplomasi Papua ketimbang memindahkan ibu kota. Taruhannya, kalau Papua sampai lepas. Kita tidak bisa menjamin daerah lain tidak akan lepas, daerah lain pasti akan ikut,” kata Sukamta dalam Raker Komisi I DPR dengan Menteri Luar Negeri di Ruang Rapat Komisi I DPR, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (11/9/2019).



Menurut Sukamta, Papua harus dibenahi secara serius termasuk SDM Papua, dengarkan apa yang mereka inginkan. Serta, mengubah paradigma pembangunan di Papua. “Kita ubah paradigma pembangunan tetapi diplomasi dibuat serius untuk memagari,” usul Politisi PKS itu.

Menurut Sukamta, jika dari dalam Papua dibenahi dan dari luar diperkuat dengan diplomasi maka siapapun yang mencoba mengusik Papua, Indonesia bisa tetap menjaga setiap jengkal wilayahnya. “Kalau negara besar ikut bermain Indonesia bisa mengatasi dengan segala keterbatasan yang ada,” tambah Sekretaris Fraksi PKS di DPR itu.
(cip)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak