Bahlil Ditolak Jadi Ketum Golkar, Agung Laksono Sebut Pernyataan Yasril Bukan Sikap Dewan Pakar
Minggu, 18 Agustus 2024 - 17:15 WIB
loading...
A
A
A
Artinya, kata dia, syarat maju sebagai Caketum Golkar di Munas XI yakni memiliki dukungan 30% lebih sudah dipenuhi. "Kalau tidak memiliki dukungan minimum 30 persen tentu tidak bisa maju," tegasnya.
Mantan Menko Kesra ini juga menyebutkan dukungan kepada Bahlil di prediksi semakin bertambah. "Bisa juga dengan dukungan sebesar itu terjadi musyawarah mufakat (Aklamasi) yang dilakukan dengan pengambilan keputusan terlebih dahulu," paparnya.
Terkait tudingan Bahlil bukanlah kader Golkar tulen, Agung membantahnya karena pada masa kepemimpinan Aburizal Bakrie, Bahlil merupakan kader Golkar.
"Bahlil sudah lama jadi kader Golkar yakni sejak kepengurusan Ketum Pak Aburizal Bakrie menjadi salah satu pengurus di Golkar Papua," bebernya.
Soal Bahlil yang juga disebut-sebut sebagai titipan Istana, Agung mengatakan hal itu sama sekali tidak benar.
Mantan Menko Kesra ini juga menyebutkan dukungan kepada Bahlil di prediksi semakin bertambah. "Bisa juga dengan dukungan sebesar itu terjadi musyawarah mufakat (Aklamasi) yang dilakukan dengan pengambilan keputusan terlebih dahulu," paparnya.
Terkait tudingan Bahlil bukanlah kader Golkar tulen, Agung membantahnya karena pada masa kepemimpinan Aburizal Bakrie, Bahlil merupakan kader Golkar.
"Bahlil sudah lama jadi kader Golkar yakni sejak kepengurusan Ketum Pak Aburizal Bakrie menjadi salah satu pengurus di Golkar Papua," bebernya.
Soal Bahlil yang juga disebut-sebut sebagai titipan Istana, Agung mengatakan hal itu sama sekali tidak benar.
Lihat Juga :