Senada dengan Megawati soal Pembegalan Parpol, Cak Imin: Masyarakat Bisa Nilai
Kamis, 15 Agustus 2024 - 13:10 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, merasakan hal yang sama dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri, Kamis (15/8/2024). Foto/SINDOnews/Achmad Al Fiqri
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar alias Cak Imin , merasakan hal yang sama dengan Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri . Hal ini soal adanya intervensi yang ingin membegal atau merebut partai politik (parpol).
Untuk PKB, kata Cak Imin, masyarakat bisa melihat jelas adanya fenomena itu. Salah satunya, kata Cak Imin adanya segelintir elite PBNU yang ingin merebut PKB.
"Ya masyarakat sudah bisa menilai ada keinginan nafsu dari beberapa gelintir orang di PBNU untuk cawe-cawe ke PKB," terang Cak Imin saat ditemui di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).
Kendati demikian, Cak Imin mengingatkan PBNU agar taat konstitusi. Ia menyarankan elite PBNU untuk bekerja di ranah masing-masing.
Baca juga: PDIP Tegaskan Posisi Megawati Belum Tergantikan
"Perlu saya sampaikan tegas, kita punya konstitusi. Mari kita gunakan hak konstitusi masing-masing. Pakai UU Parpol, pakai UU Ormas," ucap Cak Imin.
"Saya minta kalau ada yang macam-macam, kembali ke konstitusi. Pakai undang-undang partai politik, pakai undang-undang ormas. Saya minta kalau ada yang macam-macam kembali ke konstitusi," tandasnya.
Untuk PKB, kata Cak Imin, masyarakat bisa melihat jelas adanya fenomena itu. Salah satunya, kata Cak Imin adanya segelintir elite PBNU yang ingin merebut PKB.
"Ya masyarakat sudah bisa menilai ada keinginan nafsu dari beberapa gelintir orang di PBNU untuk cawe-cawe ke PKB," terang Cak Imin saat ditemui di Pondok Pesantren Daarul Rahman, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024).
Kendati demikian, Cak Imin mengingatkan PBNU agar taat konstitusi. Ia menyarankan elite PBNU untuk bekerja di ranah masing-masing.
Baca juga: PDIP Tegaskan Posisi Megawati Belum Tergantikan
"Perlu saya sampaikan tegas, kita punya konstitusi. Mari kita gunakan hak konstitusi masing-masing. Pakai UU Parpol, pakai UU Ormas," ucap Cak Imin.
"Saya minta kalau ada yang macam-macam, kembali ke konstitusi. Pakai undang-undang partai politik, pakai undang-undang ormas. Saya minta kalau ada yang macam-macam kembali ke konstitusi," tandasnya.
Lihat Juga :