Sambut HUT ke-79 RI, Mahfud MD Ajak Anak Bangsa Contoh Para Mutiara Republik
Kamis, 15 Agustus 2024 - 12:07 WIB
loading...
A
A
A
"Anda bayangkan, bangsa ini dipimpin Bung Karno menyatukan pada waktu itu tidak kurang dari 77 kerajaan yang punya pemerintahan sendiri Bung Karno berhasil menyatukan. Tentu bukan hanya Bung Karno, dulu didahului atau didorong Sumpah Pemuda, tapi kepemimpinan Bung Karno untuk membawa itu sangat tegas, terutama ketika menyangkut ideologi," kata Mahfud.
Mahfud turut menyebut sosok legendaris Jaksa Agung Suprapto. Mahfud menceritakan, Suprapto tidak cuma jadi Jaksa Agung pertama yang menjatuhi hukuman mati, tapi Jaksa yang memenjarakan dua menteri era Bung Karno.
"Itulah sebabnya, kita pernah punya Jaksa Agung yang penuh integritas, hidup sederhana, berani. Artinya, dia bukan hanya tidak menunggu perintah Presiden, disarankan pun tidak mau, ini melanggar hukum, tidak mau dia, Bung Karno pun pada waktu itu, biarin saja dia salah, diadili saja kalau hukumnya begitu," kata Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Kemudian, ada sosok yang pernah jadi Presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia, Menteri Keuangan, dan Gubernur Bank Indonesia Sjafruddin Prawiranegara. Istri Sjafruddin berjualan gorengan karena dilarang meminta bantuan dan meminjam jika tidak darurat.
"Itu Sjafruddin, pemimpin-pemimpin dulu loh, Menteri Keuangan loh ini, Gubernur BI, yang bisa tahu kebijakan tentang perubahan-perubahan nilai uang itu bisa dia buat kapan saja, tapi tetap saja dalam keadaan miskin dia. Kita tidak harus seperti dia caranya, ekstremnya, tapi orang jangan terlalu tamak, jangan makan kalau itu bukan haknya," kata Mahfud.
Mahfud turut menyebut sosok legendaris Jaksa Agung Suprapto. Mahfud menceritakan, Suprapto tidak cuma jadi Jaksa Agung pertama yang menjatuhi hukuman mati, tapi Jaksa yang memenjarakan dua menteri era Bung Karno.
"Itulah sebabnya, kita pernah punya Jaksa Agung yang penuh integritas, hidup sederhana, berani. Artinya, dia bukan hanya tidak menunggu perintah Presiden, disarankan pun tidak mau, ini melanggar hukum, tidak mau dia, Bung Karno pun pada waktu itu, biarin saja dia salah, diadili saja kalau hukumnya begitu," kata Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu.
Kemudian, ada sosok yang pernah jadi Presiden Pemerintahan Darurat Republik Indonesia, Menteri Keuangan, dan Gubernur Bank Indonesia Sjafruddin Prawiranegara. Istri Sjafruddin berjualan gorengan karena dilarang meminta bantuan dan meminjam jika tidak darurat.
"Itu Sjafruddin, pemimpin-pemimpin dulu loh, Menteri Keuangan loh ini, Gubernur BI, yang bisa tahu kebijakan tentang perubahan-perubahan nilai uang itu bisa dia buat kapan saja, tapi tetap saja dalam keadaan miskin dia. Kita tidak harus seperti dia caranya, ekstremnya, tapi orang jangan terlalu tamak, jangan makan kalau itu bukan haknya," kata Mahfud.
Lihat Juga :