Dewan Syura PKB Jawa Barat Sepakat Pertahankan Soliditas Partai

Selasa, 13 Agustus 2024 - 11:08 WIB
loading...
Dewan Syura PKB Jawa...
Ketua Dewan Syura DPW PKB Jabar KH Acep Adang Ruhiyat (bersarung hijau) bersama jajaran pengurus dan kader PKB se-Jawa Barat. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Forum Dewan Syura PKB Jawa Barat sepakat mempertahankan soliditas internal partai ini dalam menghadapi tantangan dan dinamika politik lima tahun ke depan. Soliditas internal partai dinilai menjadi salah satu kunci kesuksesan PKB dalam Pemilu Serentak 2024.

“Kami menilai kekompakan dan kesolidan pengurus PKB di semua tingkatan menjadi kunci sukses dalam kenaikan suara maupun kursi PKB dalam Pemilu 2024. Kami merasa bahwa soliditas ini harus dijaga, salah salah satunya dengan mempertahankan manajemen kepartaian yang telah dipraktikkan dalam lima tahun terakhir ini,” kata Ketua Dewan Syura DPW PKB Jawa Barat KH Acep Adang Ruhiyat saat menyampaikan hasil Silaturahmi dan Konsolidasi Dewan Syuro PKB se-Jabar, Selasa (13/8/2024).

Kiai Acep menuturkan, PKB dalam lima tahun terakhir menunjukkan tren peningkatan kinerja. Hal itu ditunjukkan dari pencapaian peningkatan suara dan kursi hasil Pemilu 2024 serta kontribusi positif kader PKB dalam penyelenggaraan negara baik melalui jalur legislatif maupun eksekutif.

Baca juga: 65 Pimpinan Parpol Luar Negeri Diundang Hadiri Muktamar PKB di Bali

“Kita sendiri bisa melihat peningkatan suara dan kursi yang cukup signifikan dalam Pemilu 2024 di mana PKB mampu meraih lebih dari 16 juta suara serta meningkatkan kursi di DPR RI hingga 10 kursi. Peningkatan ini juga terjadi di kursi DPRD provinsi maupun DPRD kabupaten/kota se-Indonesia,” tuturnya.

Dia melanjutkan, dari sisi penyelenggaraan negara, kader-kader PKB mampu menunjukkan kontribusi positif baik dari jalur legislatif maupun eksekutif. Di jalur legislatif, kata dia, PKB mampu mengawal lahirnya Dana Abadi Pesantren serta mendorong terwujudnya peningkatan manajemen layanan pendidikan.

“Sedangkan di jalur eksekutif baik menteri maupun kepala daerah dari PKB mampu memberikan kontribusi bagi akselarasi pembangunan desa serta upaya meningkatkan layanan dasar di wilayah masing-masing,” kata Adik Rais Aam PBNU KH Ilyas Ruhiyat ini.

Dia menegaskan bahwa capaian prestasi kader-kader PKB tersebut tidak akan terwujud jika tidak didukung dengan soliditas dan stabilitas pengelolaan partai. Dia berpendapat, dalam lima tahun terakhir Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) mampu menghadirkan manajemen partai yang solid, sehingga kader PKB bisa fokus pada tugasnya masing-masing.

“Selain itu Gus Muhaimin mampu menciptakan ruang demokratis sehingga pengurus dan kader bisa meningkatkan kapasitas dan kreativitas masing-masing. Situasi ini harus dipertahankan selama lima tahun ke depan,” ungkapnya.

Kiai Acep berpendapat bahwa tantangan Indonesia lima tahun ke depan bakal semakin berat terutama dalam bidang ekonomi. Menurutnya, kondisi ini menjadi beban tersendiri bagi Nahdliyin yang menjadi konstituen terbesar PKB.

“Soliditas PKB akan menjadi kunci penting dalam mengawal kepentingan Nahdliyin untuk bisa survive menghadapai berbagai tantangan terutama di bidang ekonomi. Maka jika ada berbagai upaya untuk memecah belah PKB dampaknya sangat besar karena kita akan kembali lagi pada titik nol dan yang menjadi korban terbesar adalah para Nahdliyin,” pungkasnya.

Diketahui jajaran Dewan Syura PKB se-Jawa Barat mengadakan silaturahmi dan konsolidasi di Ponpes VIP Bina Insan Mulia Cirebon Sabtu (10/8/2024). Dalam forum tersebut disepakati langkah menjaga soliditas internal PKB dalam mempertahankan capaian prestasi selama lima tahun terakhir dan menghadapi dinamika politik terbaru.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Dari Ploso, Gus Ma’shum...
Dari Ploso, Gus Ma’shum Faqih Ingatkan Adab Jadi Penuntun Musyawarah NU
Jelang Muktamar PBNU,...
Jelang Muktamar PBNU, Gus Muhaimin Sentil Pihak yang Main-main di NU untuk Keluar
Gelar Pertemuan di Ponpes...
Gelar Pertemuan di Ponpes Al Falah Ploso Kediri, Ini Tiga Seruan Masyayikh NU
4 Keputusan Munas Kader...
4 Keputusan Munas Kader Muda NU, Dukung Muktamar ke-35 di Lirboyo hingga Tolak Zonasi AHWA
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Hasil Munas Alim Ulama...
Hasil Munas Alim Ulama dan Konbes NU Disambut Positif PWNU Aceh
Seruan Masyayikh NU...
Seruan Masyayikh NU di Ponpes Al Falah Ploso Redam Ketegangan di PBNU
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh...
Muktamar ke-35 NU, Syaifuloh Yusuf Sebut Gus Salam Layak Jadi Ketum PBNU
Rekomendasi
Cristiano Ronaldo Mengamuk,...
Cristiano Ronaldo Mengamuk, Portugal Pulangkan Uzbekistan
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Berita Terkini
Ungkap Penyebab Gaji...
Ungkap Penyebab Gaji Guru Tidak Naik, Prabowo: Uangnya Nggak Ada
Pelaporan Tiyo Ardianto...
Pelaporan Tiyo Ardianto ke Polisi Upaya Mengalihkan Perhatian Publik
Ichsanuddin Noorsy:...
Ichsanuddin Noorsy: UGM Berada di Titik Nadir dalam Kasus Ijazah Jokowi
Asfinawati: Ujaran Kebencian...
Asfinawati: Ujaran Kebencian dalam HAM Menyangkut Ras hingga Agama Bukan Orang per Orang
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved