alexametrics

Ketua MPR: Tak Elok Ribut Pindah Ibu Kota, tapi Papua Masih Bergejolak

loading...
Ketua MPR: Tak Elok Ribut Pindah Ibu Kota, tapi Papua Masih Bergejolak
residen Jokowi berbincang dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan saat acara berbuka puasa di Istana Negara, Jakarta, Senin 6 Mei 2019. Foto/SINDOnews/Eko Purwanto
A+ A-
JAKARTA - Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) mengingatkan pemerintah untuk menunda pembahasan mengenai pemindahan ibu kota ke Kalimantan.

Bagi MPR, persoalan yang terjadi di tanah Papua lebih penting untuk segera diselesaikan. Konflik Papua dinilai sangat rawan bagi persatuan Indonesia.

“Tidak elok kita ribut pindah ibu kota, sementara Papua masih bergejolak. Ini dulu yang harus diselesaikan pemerintah,” kata Ketua MPR Zulkifli Hasan di sela-sela acara Jalan Sehat MPR, Jakarta, Minggu (25/8/2019).



Zulkifli menilai pemindahan ibu kota adalah kebijakan yang biasa saja. Di beberapa negara seperti Brazil, Malaysia dan beberapa negara lainnya juga melakukan pemindahan ibu kota. Bahkan menurut sepengetahuannya, Brazil melakukan pemindahan ibu kota 3-4 kali.

Menurut dia, ibu kota Indonesia bisa saja dipindah beberapa kali, misalnya dari Kalimantan lalu ke Sumatera untuk mendorong pemerataan pembangunan.

“Katanya untuk pemerataan. Jadi saya sih biasa, tergantung persiapannya yang bagus, lihat dulu sumber daya alamnya, lingkungannya mendukung atau tidak,” ujar Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional ini.

Zulkifli menegaskan jika persoalan Papua sudah selesai dan ekonomi Indonesia sudah membaik, baru pemerintah memindahkan ibu kota.

“Kalau ekonomi sudah bagus, silahkan. Nanti kalau 10 tahun lagi mau pindah ke tempat saya di Lampung kan oke juga,” tuturnya agak berseloroh.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak