Gazalba Minta Teman Wanitanya Kirim Barang yang Lebih Privat saat di Tahanan

Jum'at, 09 Agustus 2024 - 11:46 WIB
loading...
Gazalba Minta Teman...
Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh diketahui meminta barang yang lebih privat milik perempuan teman dekatnya, Fify Mulyani saat berada di dalam tahanan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Hakim Agung nonaktif Gazalba Saleh diketahui meminta barang yang lebih privat milik perempuan teman dekatnya, Fify Mulyani saat berada di dalam tahanan.

Hal itu terungkap saat Fify yang juga Wakil Direktur RSUD Pasar Minggu menjadi saksi dalam sidang kasus dugaan penerimaan gratifikasi dan TPPU Gazalba Saleh pada Kamis, 8 Agustus 2024.

Awalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperlihatkan isi chat antara Gazalba dan Fify. Dalam isi percakapan tersebut, Gazalba dipanggil dengan 'A' dan Fify 'B'.

Baca juga: Terungkap di Sidang, Gazalba Saleh Video Call dengan Fify Mulyani hingga Sayang-sayangan

"Barang-barang kemarin membuat A ingat B," tulis pesan Gazalba ke Fify.

Kemudian, JPU memastikan B yang dimaksud dalam pesan tersebut Fify. "Ingat B itu, Pak Gazalba ingat Ibu?" tanya JPU yang kemudian diamini Fify.

Baca juga: Wakil Direktur RSUD Pasar Minggu Biasa Panggil Sayang ke Gazalba Saleh

Masih dalam isi percakapan via chat itu, Gazalba kemudian meminta barang lain milik Fify untuk dikirim ke dirinya yang berada di dalam rutan.

"Syal atau pasmina atau yang lebih dalam lagi," isi chat Gazalba ke Fify.

"Iya A," jawab Fify.

"Barang yang lebih privat, B," tulis Gazalba meminta ke Fify.

Terkait pesan itu, JPU kemudian bertanya kepada Fify mengenai barang apa yang disebut Gazalba sebagai barang yang lebih dalam atau privat. "Ini apa maksudnya Bu yang lebih dalam lagi?" cecar jaksa.

"Saya nggak tahu maksudnya, tapi akhirnya saya kirim lagi," jawab Fify.

"Apa yang dikirim?" tanya JPU.

"Semacam syal, lebih kecil lagi," jawab Fify.

Sebelumnya, JPU juga mengungkapkan Gazalba video call Fify hingga menyampaikan panggilan sayang.

Awalnya, JPU menanyakan Fify soal awal mula dirinya berkomunikasi dengan Gazalba yang berada di dalam rutan. Ia menyebutkan, hal itu bermula saat dirinya menerima sebuah pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp.

"Tahu-tahu saya dihubungi beliau, ada WA masuk, terus saya jawab," kata Fify di ruang sidang Tipikor Jakarta.

Mendengar jawaban tersebut, JPU kemudian menanyakan bagaimana saksi meyakini yang mengirim pesan tersebut Gazalba. "Kayaknya kita bisa mengenali orang dari gaya bahasanya," ujar Fify.

"Apa yang disampaikan sehingga saudara yakin?" tanya JPU.

"Jadi beliau 'assalamualaikum, sehat?' pasti gitu logat-logat sampaikan ketika beliau me-WA. Jadi, ada khasnya yang saya kenali bahwa ini beliau," jawab Fify.

Dalam kesempatan tersebut, JPU juga mencecar soal adanya komunikasi antara Fify dan Gazalba melalui video call. Bukan hanya video call, Fify mengamini mereka saling melontarkan panggilan sayang.

"Selain chat ini juga ada video call? Ini ada sayang-sayangan biasa ya Bu?" tanya jaksa.

"Iya," ucap Fify.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Telusuri Aset Tersangka...
Telusuri Aset Tersangka Kasus Kuota Haji, KPK Periksa Pengelola Apartemen
Bos Maktour Mengaku...
Bos Maktour Mengaku Kelelahan, Kembali Absen dari Pemeriksaan KPK
Selain Bos Maktour,...
Selain Bos Maktour, KPK Panggil Tiga Saksi Lain Kasus Kuota Haji
Kasus Muara Enim, KPK:...
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan
360 Anak dan 84 Perempuan...
360 Anak dan 84 Perempuan Palestina Terpaksa Sambut Iduladha di Penjara Israel
Rumah Bupati Sugiri...
Rumah Bupati Sugiri Sancoko Digeledah, 3 Mobil Hardtop dan 1 Alphard Disita
Rekomendasi
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Komunikasi Terbuka Jadi...
Komunikasi Terbuka Jadi Kunci Hubungan yang Lebih Sehat
Berita Terkini
Pangi Chaniago: Kisruh...
Pangi Chaniago: Kisruh Dialog UGM Cerminan Menumpuknya Kemarahan Publik
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Kejagung Ungkap Peran...
Kejagung Ungkap Peran Glory Harimas Sihombing di Kasus Korupsi MBG: Jual Titik SPPG
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Sony Sanjaya Beberkan...
Sony Sanjaya Beberkan Ada Pengadaan Fiktif CCTV dan Sidik Jari Rp300 Miliar di Program MBG
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved