Gus Choi Sebut PKB Tidak Ada Tanpa NU dan Gus Dur
Rabu, 07 Agustus 2024 - 20:54 WIB
loading...
Eks politikus PKB Effendy Choirie atau disapa Gus Choi mengatakan, PKB tidak ada tanpa NU dan Gus Dur. Foto/SINDOnews/arif julianto
A
A
A
JAKARTA - Eks politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Effendy Choirie atau disapa Gus Choi mengungkap hubungan PKB dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Menurut Gus Choi, PKB tidak akan ada tanpa NU dan KH. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.
"Saya katakan PKB tidak ada tanpa NU, PKB tidak ada tanpa Gus Dur, jadi kesimpulannya PKB tidak akan pernah ada tanpa Gus Dur dan NU atau PBNU, konkretnya begitu,"katanya di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8/2024).
Gus Choi mengatakan, PKB menjadi besar hingga saat ini karena bantuan dari NU. Gus Choi menceritakan ada juga partai lain di luar PKB yang berdiri dari luar lingkungan NU tapi tidak bertahan lama.
Baca juga: Gus Choi: PBNU Punya Hak Evaluasi Perjalanan PKB
"Faktanya ada partai di luar PKB yang berdiri dari lingkungan NU itu menjadi partai gurem. Dulu ada namanya PKU, PNU tidak di backup tidak didirikan PBNU, tapi didirikan hanya orang-orang NU, maka mereka tidak ada yang bisa memenuhi syarat. Nah, PKB bisa menjadi besar seperti ini, itu ada, besar, itu karena PBNU dan Gus Dur,"katanya.
"Saya katakan PKB tidak ada tanpa NU, PKB tidak ada tanpa Gus Dur, jadi kesimpulannya PKB tidak akan pernah ada tanpa Gus Dur dan NU atau PBNU, konkretnya begitu,"katanya di Kantor PBNU, Jakarta, Rabu (7/8/2024).
Gus Choi mengatakan, PKB menjadi besar hingga saat ini karena bantuan dari NU. Gus Choi menceritakan ada juga partai lain di luar PKB yang berdiri dari luar lingkungan NU tapi tidak bertahan lama.
Baca juga: Gus Choi: PBNU Punya Hak Evaluasi Perjalanan PKB
"Faktanya ada partai di luar PKB yang berdiri dari lingkungan NU itu menjadi partai gurem. Dulu ada namanya PKU, PNU tidak di backup tidak didirikan PBNU, tapi didirikan hanya orang-orang NU, maka mereka tidak ada yang bisa memenuhi syarat. Nah, PKB bisa menjadi besar seperti ini, itu ada, besar, itu karena PBNU dan Gus Dur,"katanya.
Lihat Juga :