Lima Pesan Penting Muhaimin untuk Calon Kepala Daerah PKB
Senin, 24 Agustus 2020 - 20:34 WIB
loading...
A
A
A
Pertama, di bidang ideologi nasional, para calon kepala daerah harus berpedoman pada ideologi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, NKRI, dan UUD 1945. Juga menjaga kerukunan umat beragama dan perbedaan suku dan budaya, mencegah ancaman terorisme dan integrasi, serta mendorong penguatan kebudayaan nasional.
Kedua, bidang kesejahteraan rakyat, para calon kepala daerah dan wakilnya harus menciptakan ekonomi alternatif berbasis kemandirian rakyat, menurunkan angka kemiskinan secara signifikan minimal 15% dalam 5 tahun dari indeks kemiskinan saat ini dengan menyusun rencana strategis dan aksi penanggulangan kemiskinan daerah.
Selanjutnya, sambung dia, program pertanian dan perkebunan maju dengan melakukan intensifikasi mekanisasi pertanian dan ekstensifikasi volume lahan pertanian minimal 5% dalam 5 tahun, serta perkebunan berbasis daerah dan penguatan akses permodalan.
Selain itu, program industri pasca panen yang massal dan terintegrasi, program industri kelautan dan perikanan rakyat dengan meningkatkan teknologi dan akses permodalan. Juga membuat program UMKM berdaya saing melalui teknologi dan penguatan akses permodalan, menguatkan kemandirian pangan berkelanjutan untuk semua warga, meningkatkan dan mengembangkan kualitas SDM dengan berbagai strategi teknis dan metode yang terpadu dan berkesinambungan.
Ketiga, komitmen bidang pendidikan. Para calon diminta untuk meningkatkan sarana dan fasilitas pendidikan di seluruh lembaga pendidikan tanpa kecuali, memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi dan inovatif, memberikan bantuan sarana pendidikan untuk menunjang modal pengajaran online, meningkatkan akses pendidikan dan menekan angka buta huruf bagi perempuan, serta program deradikalisasi di sekolah. Juga membuat program siswa siap kerja melalui kegiatan ekstrakurikuler dan mewujudkan alokasi anggaran 20% dari APBD.
Kedua, bidang kesejahteraan rakyat, para calon kepala daerah dan wakilnya harus menciptakan ekonomi alternatif berbasis kemandirian rakyat, menurunkan angka kemiskinan secara signifikan minimal 15% dalam 5 tahun dari indeks kemiskinan saat ini dengan menyusun rencana strategis dan aksi penanggulangan kemiskinan daerah.
Selanjutnya, sambung dia, program pertanian dan perkebunan maju dengan melakukan intensifikasi mekanisasi pertanian dan ekstensifikasi volume lahan pertanian minimal 5% dalam 5 tahun, serta perkebunan berbasis daerah dan penguatan akses permodalan.
Selain itu, program industri pasca panen yang massal dan terintegrasi, program industri kelautan dan perikanan rakyat dengan meningkatkan teknologi dan akses permodalan. Juga membuat program UMKM berdaya saing melalui teknologi dan penguatan akses permodalan, menguatkan kemandirian pangan berkelanjutan untuk semua warga, meningkatkan dan mengembangkan kualitas SDM dengan berbagai strategi teknis dan metode yang terpadu dan berkesinambungan.
Ketiga, komitmen bidang pendidikan. Para calon diminta untuk meningkatkan sarana dan fasilitas pendidikan di seluruh lembaga pendidikan tanpa kecuali, memberikan penghargaan kepada guru-guru berprestasi dan inovatif, memberikan bantuan sarana pendidikan untuk menunjang modal pengajaran online, meningkatkan akses pendidikan dan menekan angka buta huruf bagi perempuan, serta program deradikalisasi di sekolah. Juga membuat program siswa siap kerja melalui kegiatan ekstrakurikuler dan mewujudkan alokasi anggaran 20% dari APBD.
Lihat Juga :