Kepulauan Karimunjawa Bisa Jadi Contoh Destinasi Wisata Ramah Lingkungan

Senin, 24 Agustus 2020 - 19:05 WIB
loading...
Kepulauan Karimunjawa...
Kepulauan Karimunjawa bisa menjadi contoh gerakan di wilayah lain sebagai destinasi wisata yang mengutamakan ramah lingkungan dan terjaganya ekosistem. FOTO : Sindonews/ahmad antoni.
A A A
SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar menyebut Kepulauan Karimunjawa di Kabupaten Jepara bisa menjadi contoh gerakan di wilayah lain sebagai destinasi wisata yang mengutamakan ramah lingkungan dan terjaganya ekosistem.

Untuk itu edukasi kepada masyarakat serta dorongan aksi dan gerakan-gerakan masyarakat untuk peduli lingkungan dengan memilah sampah harus terus dilakukan.

Menurut Ganjar, Karimunjawa memiliki ciri-ciri dengan pulau-pulau kecil sehingga sangat rentan sekali. Ia mengatakan dalam membangun Karimunjawa orientasi utamanya harus pada aspek lingkungan. Artinya konsep pembangunan berkelanjutan di Karimunjawa harus kuat dalam wawasan lingkungan. Jika pariwisatanya akan didorong maka diharapkan tidak terlalu masif dan harus ada kontrol.

"Mudah-mudahan Karimunjawa bisa menjadi objek. Bagaimana energi ramah lingkungan, kemudian kondisi lingkungan bisa terjaga ekosistemnya dengan baik. Bisa betul-betul ketika turis itu datang dengan penuh perhatian tinggi dari sisi aspek lingkungannya. Maka masivitas turis harus dikontrol," kata Ganjar saat memberikan sambutan dan dialog dalam acara peresmian Pusat Daur Ulang (PDU) Karimunjawa melalui virtual zoom di kantornya, Senin (24/8/2020).

PDU Karimunjawa tersebut merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

Pihaknya sangat mengapresiasi bantuan PDU Karimunjawa dari KLHK. Ia berharap bantuan itu menjadi sesuatu yang bisa mengawali pengelolaan yang lebih cerdas dan lebih peduli lingkungan. Hingga kemudian bisa ditularkan ke wilayah lain.

"Syukur-syukur memulai gerakan yang masif untuk mengurangi sampah plastik sehingga apa yang dikelola di sana lebih ramah lingkungan," katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
60 Negara Kena Getok...
60 Negara Kena Getok Tarif Kerja Paksa AS 10-12,5%, Dedengkot BRICS Bakal Balik Melawan
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Keberhasilan HUT Papua...
Keberhasilan HUT Papua Tengah Gerakkan UMKM, Talius Tabuni Minta Jadi Acuan Program Daerah
Berita Terkini
Kecanggihan 12 Pesawat...
Kecanggihan 12 Pesawat Latih Tempur Leonardo M-346 F Block 20 yang Dibeli Kemhan
Cerita Warga Jember...
Cerita Warga Jember Mudahnya Berobat dengan BPJS Kesehatan
Kejagung Periksa Febrie...
Kejagung Periksa Febrie Adriansyah sebagai Saksi terkait Sprindik Baru Kasus TPPU, Kok Bisa?
KPK Dalami Pertemuan...
KPK Dalami Pertemuan Bupati Kuansing Suhardiman Amby dengan Menhut Raja Juli
KPK Sita Catatan Keuangan...
KPK Sita Catatan Keuangan usai Geledah Rumah Dinas hingga Kantor Bupati Lombok Barat
7 Kasus Pencucian Uang...
7 Kasus Pencucian Uang Terbesar di Indonesia, Nilainya Tembus Belasan Triliun hingga Penjara Seumur Hidup
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved