Jokowi Beri Nama Kantor Presiden IKN Istana Garuda
Senin, 29 Juli 2024 - 11:18 WIB
loading...
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan nama gedung Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai Istana Garuda. Foto/Setpres
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan nama gedung Kantor Presiden di Ibu Kota Nusantara (IKN) Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur sebagai Istana Garuda. Hal itu diungkapkan Plt Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono usai rapat internal bersama Presiden Jokowi di Kompleks Istana Garuda, IKN, Senin (29/7/2024).
“Beliau menyampaikan ini Istana Garuda, bukan Kantor Presiden lagi, tapi namanya adalah Istana Garuda yang di bawah Istana Negara, official namanya Istana Garuda. Dan di sana, ada Istana Negara,” ungkap Basuki kepada awak media.
Pada kesempatan itu, Basuki mengatakan dia telah melaporkan terkait perkembangan IKN saat ini. Bahkan, Presiden Jokowi juga memberikan dua arahan dalam rapat itu. Pertama, agar partisipasi masyarakat dalam penataan IKN tidak terpinggirkan.
Baca juga: Jokowi Cek IKN: Air Melimpah, Listrik Oke, Internet Bagus
“Kami pertama laporkan ada beberapa hal yang kami berdua sebagai Plt dan beliau menanggapi dan memberikan arahan, fokusnya pertama utamakan partisipasi masyarakat, khususnya dalam penataan IKN ini. Jangan sampai masyarakat merasa terpinggirkan, tergusur ataupun bahkan digusur. Itu nanti dalam rangka kawasan di sekitar IKN ini, utamakan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
“Beliau menyampaikan ini Istana Garuda, bukan Kantor Presiden lagi, tapi namanya adalah Istana Garuda yang di bawah Istana Negara, official namanya Istana Garuda. Dan di sana, ada Istana Negara,” ungkap Basuki kepada awak media.
Pada kesempatan itu, Basuki mengatakan dia telah melaporkan terkait perkembangan IKN saat ini. Bahkan, Presiden Jokowi juga memberikan dua arahan dalam rapat itu. Pertama, agar partisipasi masyarakat dalam penataan IKN tidak terpinggirkan.
Baca juga: Jokowi Cek IKN: Air Melimpah, Listrik Oke, Internet Bagus
“Kami pertama laporkan ada beberapa hal yang kami berdua sebagai Plt dan beliau menanggapi dan memberikan arahan, fokusnya pertama utamakan partisipasi masyarakat, khususnya dalam penataan IKN ini. Jangan sampai masyarakat merasa terpinggirkan, tergusur ataupun bahkan digusur. Itu nanti dalam rangka kawasan di sekitar IKN ini, utamakan partisipasi masyarakat,” ujarnya.
Lihat Juga :