Hasto Bicara Neo Orde Baru Jilid Dua: Penyalahgunaan Kekuasaan Mirip Peristiwa Kudatuli

Sabtu, 20 Juli 2024 - 15:48 WIB
loading...
Hasto Bicara Neo Orde...
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkapkan pada jaman ini muncul Neo Orde Baru jilid dua. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan suasana kebatinan yang semakin menunjukkan adanya penyalahgunaan kekuasaan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mengungkapkan pada jaman ini muncul Neo Orde Baru jilid dua. Hal ini ditunjukkan dengan perbedaan suasana kebatinan yang semakin menunjukkan adanya penyalahgunaan kekuasaan.

"Sepertinya ada Neo Orde Baru jilid kedua, aromanya berbeda suasana kebatinannya berbeda yang semakin menunjukkan di mana penyalahgunaan kekuasaan tampaknya semakin menunjukkan kemiripan dari apa yang menjadi latar belakang peristiwa 27 juli 1996," ujar Hasto di diskusi dalam rangka peringatan 27 Juli 1996 bertajuk “Kudatuli, Kami Tidak Lupa” di Gedung DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (20/7/2024). Baca juga: PDIP Desak Presiden Jokowi Masukkan Tragedi Kudatuli Jadi Pelanggaran HAM Berat

Karena itulah di kantor partai DPP PDIP, kata dia menjadi saksi sejarah bahwa peringatan kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli). Peringatan ini diawali dengan diskusi guna menggali seluruh pemikiran-pemikiran yang melandasi mengapa Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri di era Orde Baru selalu konsisten menyuarakan suara rakyat.

"Dengan bujuk rayu kekuasaan yang luar biasa beliau tetap menempuh suatu jalur yang sangat konsisten agar suara-suara rakyat yang saat itu terbungkam. Agar suara-suara rakyat yang saat itu tidak berani berbicara dapat berani berbicara," jelasnya.

Selain itu, lanjutnya, sikap tegar dan keberanian dari Megawati sungguh luar biasa. Bahkan mungkin dianggap sebelah mata oleh Presiden Soeharto pada waktu itu.

"Mengapa perlawanan itu terjadi? Ini menjadi pintu gerbang bahkan suatu gerakan kemerdekaan rakyat untuk berani bersuara, termasuk untuk rekan pers berani bersuara dengan kebebasan persnya," ucapnya.

Dia menambahkan bahwa jati diri PDIP karena perjuangannya. Maka penyerbuan Kantor PDI saat itu bukan hanya serangan terhadap pembangunan fisik. Ia adalah serangan terhadap peradaban demokrasi, sistem hukum, kemanusiaan, lambang kedaulatan umum partai berupa kantor partai.

Baca juga: 3 Wamen Baru Jelang Jokowi Lengser, PDIP: Pastinya Banyak Pakai Anggaran Negara

"Setelah cukup lama melakukan pelembagaan partai dengan ideologi kepemimpinan strategis Ibu Mega menunjukkan dengan pergerakan dengan arus bawah PDIP kini memang menjadi partai nasionalis Soekarnoism," tuturnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Dasco Pimpin Safari DPR ke Parpol Nonparlemen Minta Masukan RUU Pemilu
Abdul Rahman Golkar...
Abdul Rahman Golkar ke Deddy Sitorus: Krisis Batu Bara Bukan Persoalan Baru
AHY: Oposisi Harus Konstruktif,...
AHY: Oposisi Harus Konstruktif, Tidak Boleh Memecah Belah Bangsa
PDIP: Jika Seluruh Fraksi...
PDIP: Jika Seluruh Fraksi di DPR Hanya Manut Eksekutif, Apa Bedanya dengan Era Orde Baru?
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Kondisi Fiskal dan Moneter...
Kondisi Fiskal dan Moneter RI Disentil PDIP: Utang Harus Dibayar dengan Utang
Rekomendasi
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Tegaskan Komitmen Tata Kelola Guna Jaga Kepercayaan Nasabah
TMII: Temuan Benda di...
TMII: Temuan Benda di Anjungan Sumbar Bukan Bom Tapi Mortir Peninggalan Lama
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Tanggapan Resmi DJP
Berita Terkini
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas...
ASEAN Diminta Jaga Sentralitas di Tengah Tarik-Menarik Kepentingan Laut China Selatan
Lelang Jabatan Sekda,...
Lelang Jabatan Sekda, Bupati Kuansing Minta Mobil Land Cruiser
Fuad Hasan Mangkir dari...
Fuad Hasan Mangkir dari Panggilan Penyidik, KPK: Sedang di Luar Negeri
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
HUT ke-118, Ikatan Notaris...
HUT ke-118, Ikatan Notaris Indonesia Dorong Penegakan Etik dan Adaptasi Digital
PN Jaktim Izinkan Siaran...
PN Jaktim Izinkan Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa kecuali Tahap Pembuktian
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved