Menakar Peluang Duet Kaesang-Witjaksono di Pilgub Jateng
Kamis, 18 Juli 2024 - 11:21 WIB
loading...
A
A
A
Dia juga mencoba menyimulasikan pasangan Hendrar Prihadi-Sri Mulyani yang nasionalis-nasionalis. Adapun Kaesang dipasangkan dengan Witjaksono yang juga merupakan kader Nadliyin sebagai Ketua Umum Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU).
Begitu juga Ahmad Lutfie-Taj Yasin juga dari kalangan Nadliyin, serta Sudaryono-Umi Azizah. Umi Azizah merupakan Ketua Muslimat NU Tegal. Alamsyah mengatakan, dari simulasi empat pasangan cagub-cawagub tersebut, duet Kaesang-Witjaksono yang merupakan gabungan nasionalis-nadliyin memiliki peluang menang tertinggi jika Pilgub Jateng digelar hari ini.
"Dalam simulasi empat nama pasangan cagub-cawagub hasil survei menunjukan pasangan Kaesang-Witjaksono tingkat keterpilihannya paling tinggi mencapai 34,3% jika Pilkada Jateng digelar hari ini," kata Alamsyah.
"Di urutan kedua Sudaryono-Umi Azizah dengan 29,6%, kemudian Ahmad Luthfi-Taj Yasin 15,4%, pasangan Hendrar Prihadi-Sri Mulyani yang hanya meraih 13,3 %, kemudian sebanyak 7,4% responden masih belum menentukan pilihan mereka," pungkasnya.
Aktivis Nahdatul Ulama (NU) Rikal Dikri Muthahhari menilai Kaesang-Witjaksono sangat cocok. "Pertama secara psikologis, keduanya, Kaesang dan Witjaksono adalah sosok muda dan energik, sudah pasti paham apa yang diinginkan anak muda. Kalau kita melihat kepemimpinan politik di dunia ini, saya kira sudah bergeser ke arah kepempinan kaum muda," tuturnya.
Alasan kedua, di Indonesia selalu ada kombinasi antara kaum nasionanalis dan religius. "Kalau mengarah kepada ungkapan Kiai Maimoen Zubair, bahwa pemimpin Indonesia baik itu negara atau pun wilayah-wilayahnya harus selalu dipimpin oleh sosok nasionalis dan religious," ucapnya.
Begitu juga Ahmad Lutfie-Taj Yasin juga dari kalangan Nadliyin, serta Sudaryono-Umi Azizah. Umi Azizah merupakan Ketua Muslimat NU Tegal. Alamsyah mengatakan, dari simulasi empat pasangan cagub-cawagub tersebut, duet Kaesang-Witjaksono yang merupakan gabungan nasionalis-nadliyin memiliki peluang menang tertinggi jika Pilgub Jateng digelar hari ini.
"Dalam simulasi empat nama pasangan cagub-cawagub hasil survei menunjukan pasangan Kaesang-Witjaksono tingkat keterpilihannya paling tinggi mencapai 34,3% jika Pilkada Jateng digelar hari ini," kata Alamsyah.
"Di urutan kedua Sudaryono-Umi Azizah dengan 29,6%, kemudian Ahmad Luthfi-Taj Yasin 15,4%, pasangan Hendrar Prihadi-Sri Mulyani yang hanya meraih 13,3 %, kemudian sebanyak 7,4% responden masih belum menentukan pilihan mereka," pungkasnya.
Aktivis Nahdatul Ulama (NU) Rikal Dikri Muthahhari menilai Kaesang-Witjaksono sangat cocok. "Pertama secara psikologis, keduanya, Kaesang dan Witjaksono adalah sosok muda dan energik, sudah pasti paham apa yang diinginkan anak muda. Kalau kita melihat kepemimpinan politik di dunia ini, saya kira sudah bergeser ke arah kepempinan kaum muda," tuturnya.
Alasan kedua, di Indonesia selalu ada kombinasi antara kaum nasionanalis dan religius. "Kalau mengarah kepada ungkapan Kiai Maimoen Zubair, bahwa pemimpin Indonesia baik itu negara atau pun wilayah-wilayahnya harus selalu dipimpin oleh sosok nasionalis dan religious," ucapnya.
Lihat Juga :