Penyelidikan Kasus Kebakaran Gedung Kejagung Harus Transparan

Minggu, 23 Agustus 2020 - 15:45 WIB
loading...
Penyelidikan Kasus Kebakaran...
Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) hangus terbakar. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi III DPR Wihadi Wiyanto meminta penyelidikan kasus kebakaran Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) dilakukan secara transparan. Wihadi menyampaikan keprihatinannya atas peristiwa yang terjadi pada Sabtu 22 Agustus malam itu.

"Saya juga dalam hal ini minta untuk adanya penyidikan penyebab daripada kebakaran tersebut. Apakah ada kesengajaan ataukah memang ini murni kebakaran. Jadi ini harus diselidiki secara transparan," ujar Wihadi Wiyanto kepada SINDOnews, Minggu (23/8/2020).

Karena, kata Wihadi, Kejaksaan pada saat ini menjadi sorotan banyak publik karena sedang menangani kasus Jiwasraya dan Djoko Sugiarto Tjandra . "Dan masih banyak kasus-kasus korupsi yang lain yang saat ini sudah ditangani dan belum sampai kepada penyelesaian di kejaksaan," kata politikus Partai Gerindra ini.

(Baca juga: Polisi Periksa Antasari Azhar terkait Kasus Bank Bali ).

Jadi, kata dia, jangan sampai arsip-arsip perkara itu tidak ikut terbakar atau menghilangkan arsip dengan mengkambinghitamkan kebakaran. "Jadi saya kira dalam hal ini Kejaksaan harus bisa memberikan satu klarifikasi bahwa arsip-arsip tersebut tidak ikut terbakar," ujarnya.

(Baca juga: Kebakaran Hebat Hanguskan Gedung Kejaksaan Agung ).

Dia mengatakan, gedung yang terbakar itu berada di depan. Sedangkan gedung Jampidsus maupun Jampidum, kata dia, berada di belakang. "Saya kira tidak terbakar atau tidak kena apa-apa, jadi saya kita harapan saya kejaksaan harus memberikan klarifikasi pada hal-hal yang menjadi perhatian kita semua," pungkasnya.
(zik)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
9 Anggota KPI Pusat...
9 Anggota KPI Pusat 2026-2029 Pilihan DPR RI, Ini Daftar Namanya
Tok! DPR Sahkan RUU...
Tok! DPR Sahkan RUU PFII Jadi Undang-Undang
Rapat Paripurna DPR...
Rapat Paripurna DPR RI Hari Ini Sahkan RUU PFII hingga Tetapkan Anggota KPI
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
BNPB Sebut Karhutla...
BNPB Sebut Karhutla Dominasi Bencana di Tanah Air pada Akhir Pekan Ini
Nanik S Deyang Tidak...
Nanik S Deyang Tidak Hadiri Rapat Laporan Keuangan BGN di Komisi IX DPR
Restoran Steak di Menteng...
Restoran Steak di Menteng Kebakaran, 6 Mobil Damkar Dikerahkan
Kebakaran Landa TPA...
Kebakaran Landa TPA Cipayung Depok, 8 Unit Damkar Dikerahkan
Tepis Hoaks Menolak,...
Tepis Hoaks Menolak, DPR Kebut RUU Aset
Rekomendasi
9 Kementerian dan Lembaga...
9 Kementerian dan Lembaga yang Buka Pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026, Lulus Jadi CPNS
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
Dorong Transformasi...
Dorong Transformasi Berkelanjutan, TelkomGroup Resmi Gelar Culture Festival 2026
Berita Terkini
Kemendagri Kawal Penanganan...
Kemendagri Kawal Penanganan Tuberkulosis dalam RPJMD, RKPD, hingga APBD
Sangkal Isu Reshuffle,...
Sangkal Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tak Selalu Berujung Pergantian Menteri
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Mensesneg Ungkap Anggaran...
Mensesneg Ungkap Anggaran MBG Berpotensi Turun usai Validasi Data
Kejagung Terbitkan Sprindik...
Kejagung Terbitkan Sprindik Baru, Imigrasi Pastikan Pencekalan Febrie Adriansyah Tetap Berlaku
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved