Ngetren Istilah No Viral No Justice, Ketua DPR: Akibat Negara Lambat Tangani Urusan Rakyat

Kamis, 11 Juli 2024 - 12:15 WIB
loading...
Ngetren Istilah No Viral...
Ketua DPR Puan Maharani menyinggung istilah no viral no justice yang muncul di tengah masyarakat saat pidato penutupan masa persidangan V tahun 2023-2024 di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (11/7/2024). Foto: SINDOnews/Felldy Utama
A A A
JAKARTA - Ketua DPR Puan Maharani menyinggung istilah no viral no justice yang muncul di tengah masyarakat. Istilah ini ngetren karena negara dianggap lambat menangani urusan rakyat.

Hal ini disampaikan Puan dalam pidato penutupan masa persidangan V tahun 2023-2024 yang digelar di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (11/7/2024).

Baca juga: Fenomena No Viral No Justice Masih Dominan, Penegakan Hukum Harus Dibenahi Total

Puan mengatakan berbagai permasalahan yang dihadapi rakyat saat ini, mereka sangat membutuhkan kehadiran negara.

"Ketika negara terlambat atau dirasakan tidak merespons sebagaimana seharusnya, maka rakyat mengambil inisiatifnya sendiri yang saat ini dilakukan dengan memviralkan di media sosial, no viral no justice. Ini tantangan kita" ujar Puan.

Legislator PDIP itu mengingatkan pemerintah telah memberikan kepercayaan kekuasaan negara melalui lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Untuk itu, dia meminta seluruh lembaga kekuasaan negara menjalankannya secara efektif untuk menangani urusan-urusan rakyat.

"DPR memiliki komitmen yang tinggi untuk dapat memenuhi harapan rakyat melalui fungsi-fungsi DPR, akan terus berupaya dapat mewujudkan kehidupan rakyat yang semakin baik, semakin maju, semakin sejahtera, serta semakin mudah," katanya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer KDMP...
5 Calon Manajer KDMP Meninggal, DPR: Hentikan Sementara Latsarmil
Kemendagri dan DPR Sinergi...
Kemendagri dan DPR Sinergi Pemberdayaan Ormas untuk Percepat Kesejahteraan Masyarakat NTB
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Kabar 60 Ribu Calon...
Kabar 60 Ribu Calon Mahasiswa PTN Tidak Daftar Ulang, Puan Desak Pemerintah Lakukan Evaluasi
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Dasco Terima Audiensi...
Dasco Terima Audiensi Massa Mahasiswa di Gedung DPR
Rekomendasi
Pajak JHT Diminta Hapus,...
Pajak JHT Diminta Hapus, Begini Janji Menkeu Purbaya
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
Jerman vs Paraguay:...
Jerman vs Paraguay: Kenangan Pahit 2002 Hantui La Albirroja
Berita Terkini
Besok Komisi I DPR Tetapkan...
Besok Komisi I DPR Tetapkan 7 Anggota KIP 2026-2030
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Politikus PDIP Ungkap...
Politikus PDIP Ungkap Anggaran Pelatihan SPPI Lebih Besar untuk Latsarmil ketimbang Substansi Koperasi
Implementasi B50 Perkuat...
Implementasi B50 Perkuat Ketahanan Energi dan Tingkatkan Nilai Tambah Sawit
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved