Terjemahkan Al-Qur'an ke Bahasa Betawi, Kemenag: From Local to Global
Kamis, 11 Juli 2024 - 11:32 WIB
loading...
Kaban Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno menegaskan, program penerjemahan Al-Quran ke dalam bahasa Betawi sebagai bagian dari upaya Penguatan Moderasi Beragama (MB).
A
A
A
JAKARTA - Upaya Kementerian Agama (Kemenag) menterjemahkan Al-Qur’an ke bahasa terus dilakukan sebagai bagian dari moderasi beragama. Kali ini, penerjemahan dilakukan ke dalam Bahasa Betawi.
Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno menegaskan, program penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa daerah akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Penguatan Moderasi Beragama (MB).
"Salah satu indikator penting dalam MB adalah apresiasi terhadap budaya dan kearifan lokal. Orang-orang sering mengatakannya from local to global, dari bahasa daerah kita bawa ke dunia," ungkap Suyitno di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Baca juga: Kemenag Hadirkan Al-Qur’an Isyarat dan Terjemahan Bahasa Daerah
Pada Pembahasan Penerjemahan Al Qur'an Bahasa Betawi tersebut, Suyinto menyebut penerjemahan yang telah menyelesaikan 15 juz Al-Qur'an dalam Bahasa Betawi dalam waktu empat bulan ini, merupakan langkah penting pemerintah dalam melestarikan budaya lokal melalui pendekatan keagamaan.
Kepala Badan (Kaban) Litbang dan Diklat Kemenag Suyitno menegaskan, program penerjemahan Al-Qur'an ke dalam bahasa daerah akan terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Penguatan Moderasi Beragama (MB).
"Salah satu indikator penting dalam MB adalah apresiasi terhadap budaya dan kearifan lokal. Orang-orang sering mengatakannya from local to global, dari bahasa daerah kita bawa ke dunia," ungkap Suyitno di Jakarta, Kamis (11/7/2024).
Baca juga: Kemenag Hadirkan Al-Qur’an Isyarat dan Terjemahan Bahasa Daerah
Pada Pembahasan Penerjemahan Al Qur'an Bahasa Betawi tersebut, Suyinto menyebut penerjemahan yang telah menyelesaikan 15 juz Al-Qur'an dalam Bahasa Betawi dalam waktu empat bulan ini, merupakan langkah penting pemerintah dalam melestarikan budaya lokal melalui pendekatan keagamaan.
Lihat Juga :