Ini Alasan Megawati Tetapkan Ansy Lema Jadi Bacagub NTT 2024
Rabu, 10 Juli 2024 - 15:41 WIB
loading...
Ketua Umum DPP PDIP Megawati Soekarnoputri menetapkan anggota DPR dari Fraksi PDIP Ansy Lema menjadi Bacagub di Pilkada Gubernur NTT 2024. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri memiliki sejumlah pertimbangan dalam menetapkan anggota DPR dari Fraksi PDIP Ansy Lema menjadi bakal calon gubernur (Bacagub) di Pilkada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) 2024.
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan sejumlah pertimbangan tersebut. Menurut dia, Megawati dalam menetapkan seseorang menjadi calon kepala daerah dan jabatan lainnya selalu melalui kontemplasi yang mendalam, termasuk dalam mencalonkan Ansy Lema yang memiliki rekam jejak sebagai aktivis Reformasi 1998.
"Saudara Ansy Lema ini juga merupakan bagian dari kekuatan pergerakan mahasiswa tahun 98. Sehingga ini merupakan proses regenerasi kepemimpinan, bagaimana Ibu Mega menempatkan pergerakan 98, kegiatan yang saat itu menjadi benih-benih dari Reformasi, kemudian ditempatkan pada peran yang penting," kata Hasto, Rabu (10/7/2024).
Baca juga: PDIP Putuskan Ansy Lema Bakal Calon Gubernur NTT
Hasto menyebut, Megawati dalam mengambil keputusan melihat pentingnya proses regenerasi kepemimpinan. Sebagai penghormatan terhadap anak-anak muda terlebih yang ikut di dalam proses pergerakan melawan rezim otoriter Orde Baru.
"Saudara Ansy Lema ini menjadi bagian dari gerakan mahasiswa tahun 98 dan kemudian yang bersangkutan menjadi anggota DPR RI, bahkan baru saja terpilih kembali. Jadi ada pengalaman nasional dan internasional karena dalam pandangan Ibu Megawati Soekarnoputri, NTT ini sangat penting dan strategis," ujarnya.
Baca juga: Ungkit Kecurangan TSM di Pemilu, Megawati: Buktinya Ada, tapi Diumpetin
Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto membeberkan sejumlah pertimbangan tersebut. Menurut dia, Megawati dalam menetapkan seseorang menjadi calon kepala daerah dan jabatan lainnya selalu melalui kontemplasi yang mendalam, termasuk dalam mencalonkan Ansy Lema yang memiliki rekam jejak sebagai aktivis Reformasi 1998.
"Saudara Ansy Lema ini juga merupakan bagian dari kekuatan pergerakan mahasiswa tahun 98. Sehingga ini merupakan proses regenerasi kepemimpinan, bagaimana Ibu Mega menempatkan pergerakan 98, kegiatan yang saat itu menjadi benih-benih dari Reformasi, kemudian ditempatkan pada peran yang penting," kata Hasto, Rabu (10/7/2024).
Baca juga: PDIP Putuskan Ansy Lema Bakal Calon Gubernur NTT
Hasto menyebut, Megawati dalam mengambil keputusan melihat pentingnya proses regenerasi kepemimpinan. Sebagai penghormatan terhadap anak-anak muda terlebih yang ikut di dalam proses pergerakan melawan rezim otoriter Orde Baru.
"Saudara Ansy Lema ini menjadi bagian dari gerakan mahasiswa tahun 98 dan kemudian yang bersangkutan menjadi anggota DPR RI, bahkan baru saja terpilih kembali. Jadi ada pengalaman nasional dan internasional karena dalam pandangan Ibu Megawati Soekarnoputri, NTT ini sangat penting dan strategis," ujarnya.
Baca juga: Ungkit Kecurangan TSM di Pemilu, Megawati: Buktinya Ada, tapi Diumpetin
Lihat Juga :