Bantu Pembangunan Kampung Indonesia di Gaza, Jazuli Juwaini Sumbang Rp200 Juta
Senin, 08 Juli 2024 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, Jazuli Juwaini mengapresiasi langkah INH dalam membantu pemulihan Gaza, meski konflik di wilayah tersebut belum memiliki titik terang kapan akan berakhir. Menurutnya, krisis kemanusiaan di Jalur Gaza sudah sangat memprihatinkan, bahkan jumlah orang yang telantar di Jalur Gaza kini mencapai angka mencengangkan, yaitu 1,9 juta jiwa.
"Lebih dari satu juta orang terpaksa mengungsi, mencari perlindungan di tempat-tempat yang masih aman, meninggalkan kehidupan mereka yang hancur oleh kekerasan perang. Penderitaan warga Gaza sudah saatnya dihentikan, kemerdekaan bangsa Palestina harus di wujudkan," tegasnya.
Anggota dewan empat periode ini, mengajak kepada semua lapisan masyarakat agar kembali menengok kondisi Gaza yang belum terbebas dari penderitaan dan cengraman zionis Israel. Konflik Israel-Palestina harus disudahi.
"Ini jelas penjajahan di abad modern, Palestina-Israel tidak semata-mata konflik agama tetapi ini persoalan kemanusiaan yang sudah sangat akut dan harus dihentikan," tegasnya.
Jazuli juga menyoroti penderitaan yang mendalam bagi warga sipil Palestina, yang kehidupan rumah tangganya hancur dan masa depan mereka hanyut dalam ketidakpastian. "Perang tidak hanya menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam. Ini telah melepaskan pusaran penderitaan manusia," ucapnya.
"Lebih dari satu juta orang terpaksa mengungsi, mencari perlindungan di tempat-tempat yang masih aman, meninggalkan kehidupan mereka yang hancur oleh kekerasan perang. Penderitaan warga Gaza sudah saatnya dihentikan, kemerdekaan bangsa Palestina harus di wujudkan," tegasnya.
Anggota dewan empat periode ini, mengajak kepada semua lapisan masyarakat agar kembali menengok kondisi Gaza yang belum terbebas dari penderitaan dan cengraman zionis Israel. Konflik Israel-Palestina harus disudahi.
"Ini jelas penjajahan di abad modern, Palestina-Israel tidak semata-mata konflik agama tetapi ini persoalan kemanusiaan yang sudah sangat akut dan harus dihentikan," tegasnya.
Jazuli juga menyoroti penderitaan yang mendalam bagi warga sipil Palestina, yang kehidupan rumah tangganya hancur dan masa depan mereka hanyut dalam ketidakpastian. "Perang tidak hanya menciptakan krisis kemanusiaan yang mendalam. Ini telah melepaskan pusaran penderitaan manusia," ucapnya.
(cip)
Lihat Juga :