Kapolri Diminta Tambah Kuota Rekrutmen Tamtama dan Bintara di Maluku

Senin, 08 Juli 2024 - 07:46 WIB
loading...
Kapolri Diminta Tambah...
Tokoh pemuda Maluku Sandri Rumanama meminta agar kuota rekrutmen anggota Polri jenjang Bintara dan Tamtama di Polda Maluku ditambah. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo diminta menambah kuota rekrutmen anggota Polri jenjang Bintara dan Tamtama di Polda Maluku. Sebab, Maluku dianggap daerah rawan konflik vertikal maupun horizontal.

“Di Polda Maluku masih banyak kekurangan personel apalagi tahun ini hanya diberikan kuota 147 orang, ini sangat miris karena di sini daerah rawan konflik dengan berbagai latar belakang konflik,” kata salah satu tokoh pemuda Maluku Sandri Rumanama dikutip Senin (8/7/2024).

Salah satu yang perlu menjadi pertimbangan untuk penambahan kuota calon anggota Polri itu adalah masalah geografis. “Maluku dengan pertimbangan geografis sebagai provinsi kepulauan serta banyak terjadi konflik antara warga, desa dan suka sangat miris kalau setiap tahun diberikan kuota yang sedikit,” tuturnya.

Dia membeberkan pada 22 Februari 2024 terjadi dua bentrokan dalam sehari di Maluku Tenggara. “4 luka, 1 tewas, pos polisi dirusak, konflik lain yang terjadi yakni konflik antara kelompok pemuda di pertigaan Arbes, Negeri Batu Merah, Kecamatan Sirimau, pada 4 April 2024, 8 orang kena bacok,” tuturnya.

Dia mengungkapkan tahun sebelumnya juga banyak terjadi konflik seperti konflik antara Negeri Pelauw dan Negeri Kariu pada 26 Januari 2022 di Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah. Peristiwa itu menyebabkan tiga warga sipil dan satu anggota polisi tewas, serta ratusan rumah warga terbakar.

Selanjutnya bentrokan antara negeri atau desa bertetangga, Hulaliu dan Aboru di Pulau Haruku pada 15 Februari 2022. Dia mengatakan, peristiwa ini mengakibatkan satu warga Hulaliu meninggal dunia tertembak di bagian dada dan satu warga lainnya mengalami luka-luka.

“Di Maluku ini sering terjadi konflik dan hampir setiap tahun, banyak pos-pos polisi yang di isi kurang dari 10 personel, sangat riskan jika Maluku hanya diberikan kuota Tamtama dan Polri sangat sedikit dibanding dengan polda-polda lain,” imbuhnya

Dia berharap kuota rekrutmen Tamtama dan Bintara di Polda Maluku tahun ini ditambah, sehingga penanganan konflik di Maluku bisa diatasi dengan cepat dan tidak ada alasan kekurangan personel. “Harus ditambah dong, biar penanganan konflik di Maluku bisa teratasi dengan baik tanpa ada alasan kekurangan personel,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Boni Hargens: Peningkatan...
Boni Hargens: Peningkatan Kepercayaan Publik kepada Polri Perkuat Stabilitas Demokrasi
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Citra Positif Polri...
Citra Positif Polri Meningkat, Pakar: Masyarakat Rasakan Perubahan Kinerja Kepolisian
Mutasi Polri Terbaru!...
Mutasi Polri Terbaru! 1.121 Personel Digeser, Ada Kapolda hingga Wakapolda
Rekrutmen Disabilitas,...
Rekrutmen Disabilitas, Polri: Disesuaikan Kompentensi dan Kebutuhan
Rotasi Polda Metro Jaya:...
Rotasi Polda Metro Jaya: Kapolres, Wakapolres, hingga Wadir Krimum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Gus Falah: Ancaman Serius terhadap Supremasi Hukum
2 Polisi Dibacok OTK...
2 Polisi Dibacok OTK saat Sedang Bertugas, Sahroni Geram: Negara Tidak Boleh Kalah dari Pelaku Kriminal!
Rekomendasi
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Berita Terkini
Didik Rachbini Prediksi...
Didik Rachbini Prediksi Safari Politik Jokowi Menjadi Faktor Negatif Ekonomi Nasional
Gus Yaqut Dibantarkan,...
Gus Yaqut Dibantarkan, KPK: Petugas Pengawal Tahanan Lakukan Pengamanan Melekat
Penegak Hukum Terkoneksi...
Penegak Hukum Terkoneksi Politik, Ubedilah Badrun: Mestinya Independen
Kepercayaan Publik terhadap...
Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat Jadi Modal Sosial yang Harus Diperkuat
Silaturahmi di Lampung,...
Silaturahmi di Lampung, Jokowi: Aku Masih Seperti yang Dulu
Tak Bisa Ditunda, Tata...
Tak Bisa Ditunda, Tata Kelola, Dana, dan Independensi PBNU Harus Dibenahi
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved