LPI: Cagub Kalsel Harus Bersinergi demi Kembangkan Kalimantan Poros Ekonomi Masa Depan

Minggu, 07 Juli 2024 - 17:39 WIB
loading...
LPI: Cagub Kalsel Harus...
LPI meminta Cagub Kalimantan Selatan (Kalsel) 2024 bersinergi dengan pemerintah demi mengembangkan wilayah Kalimantan sebagai poros ekonomi masa depan. Foto: Ilustrasi/Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) meminta Cagub Kalimantan Selatan (Kalsel) 2024 bersinergi dengan pemerintah demi mengembangkan wilayah Kalimantan sebagai poros ekonomi masa depan. Saat ini yang menjadi salah satu fokus kuat adalah wilayah Kalimantan di mana daerah ini merupakan daerah strategis.

Menurut Direktur Eksekutif LPI Muda Saleh, dalam rangka pengembangan wilayah Kalimantan, banyak warga berharap memiliki kepala daerah yang mampu melanjutkan program Presiden Joko Widodo (Jokowi) di berbagai sektor. “Apalagi Presiden Jokowi masih memiliki pengaruh dalam Pilkada 2024,” katanya di Jakarta, Minggu (7/7/2024).

Karena itu, dia meminta Presiden terpilih 2024-2029 Prabowo Subianto memilah kandidat kepala daerah yang jelas mendukung perjuangan 02 sejak awal dan mengimplementasikan program-program Jokowi serta Prabowo di sektor daerah.

"Jelas, kami tak ingin hal ini terjadi karena para pendukung Prabowo-Gibran sudah banyak melakukan perjuangan untuk memenangkan pertarungan Pilpres 2024. Tentu kami berharap yang menjadi kepala daerah adalah sosok yang mempu meneruskan dan menjalani program Prabowo maupun Gibran," ujar Muda yang juga mantan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini.

Usai pertarungan Pilpres, Pilkada 2024 merupakan pertarungan daerah yang akan mempengaruhi kekuatan politik bagi pemerintah di masa mendatang.

Muda yang sejak 2019 lalu telah menetapkan diri mendukung Prabowo mengingatkan kepala daerah yang diusung parpol mutlak sebelumnya mendukung paslon 02.

Sebagaimana diketahui, sejumlah nama masuk bursa Cagub Pilkada Kalsel 2024. Beberapa nama itu yakni Anang Syakhfiani yang merupakan mantan Bupati Tabalong, Muhidin yang juga masih aktif sebagai Wakil Gubernur Kalsel, serta Raudhatul Jannah yang merupakan istri Gubernur Kalsel Sahbirin Noor.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Juga Gelar OTT di...
KPK Juga Gelar OTT di Kalsel, 6 Orang Diamankan
Pengamat Minta Bawaslu...
Pengamat Minta Bawaslu Tangani Dugaan Pelanggaran dalam PSU Pilkada Bengkulu Selatan
7 Gugatan Hasil PSU...
7 Gugatan Hasil PSU Pilkada 2024 Telah Diputus MK, 5 Ditolak dan 2 Lanjut Pemeriksaan
Gugatan PSU Pilkada...
Gugatan PSU Pilkada Puncak Jaya Papua Kandas di MK
Bawaslu Dalami Dugaan...
Bawaslu Dalami Dugaan Kecurangan PSU di Bengkulu Selatan
Hasil PSU Pilkada Bengkulu...
Hasil PSU Pilkada Bengkulu Selatan Digugat Paslon Suryatati-Ii Sumirat ke MK
Hasnuryadi Wajibkan...
Hasnuryadi Wajibkan Kader Golkar Kalsel Dekat dengan Rakyat
Wagub Kalsel Terharu...
Wagub Kalsel Terharu Diberi Hadiah Kapal Kayu dari Anak-anak Yatim
Beri Dukungan Penuh,...
Beri Dukungan Penuh, Partai Perindo Optimistis Paslon Roni Omba-Marlinus Menang PSU Boven Digoel
Rekomendasi
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pimpin Pengembangan Ekosistem SAF di ASEAN
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved