MUI Minta Pemerintah Segera Setop Impor dari Israel
Jum'at, 05 Juli 2024 - 15:43 WIB
loading...
MUI meminta Pemerintah Indonesia menghentikan bisnis ekspor-impor Indonesia dengan Israel. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) meminta langkah strategis dan taktis dari Pemerintah Indonesia untuk menghentikan bisnis ekspor-impor Indonesia dengan Israel. Hal ini menanggapi laporan Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyebut angka ekspor-impor Indonesia-Palestina meningkat.
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim menilai langkah yang dilakukan pemerintah sangat lamban terkait produk-produk Israel yang masuk ke Indonesia.
Hal ini mengejutkan karena pertama kalau secara normatif sebetulnya amanah UUD 1945 itu menegaskan, maknanya, bangsa Indonesia terus berkomitmen melakukan pembelaan bangsa Palestina dari penjajahan.
Baca juga: Wakil Komandan Israel Tewas dalam Serangan Roket Besar-besaran Hizbullah
"Ini tidak sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Harusnya segera pemerintah, paling tidak, setelah MUI mengeluarkan fatwa, pemerintah harus segera mengontrol pasar," kata Sudarnoto dikutip dalam laman resmi MUI, Jumat (5/7/2024).
Sudarnoto menuturkan, Israel untuk melakukan pembunuhan itu, membutuhkan biaya yang sangat besar. Salah satu dana yang masuk ke Israel, selain bantuan keuangan dan militer dari Amerika, adalah barang-barang diekspor dan diimpor dari Indonesia.
Baca juga: 3 Organisasi Militer yang Pernah Serang Israel, Semua Atas Nama Bela Palestina
Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional Sudarnoto Abdul Hakim menilai langkah yang dilakukan pemerintah sangat lamban terkait produk-produk Israel yang masuk ke Indonesia.
Hal ini mengejutkan karena pertama kalau secara normatif sebetulnya amanah UUD 1945 itu menegaskan, maknanya, bangsa Indonesia terus berkomitmen melakukan pembelaan bangsa Palestina dari penjajahan.
Baca juga: Wakil Komandan Israel Tewas dalam Serangan Roket Besar-besaran Hizbullah
"Ini tidak sesuai Undang-Undang Perlindungan Konsumen. Harusnya segera pemerintah, paling tidak, setelah MUI mengeluarkan fatwa, pemerintah harus segera mengontrol pasar," kata Sudarnoto dikutip dalam laman resmi MUI, Jumat (5/7/2024).
Sudarnoto menuturkan, Israel untuk melakukan pembunuhan itu, membutuhkan biaya yang sangat besar. Salah satu dana yang masuk ke Israel, selain bantuan keuangan dan militer dari Amerika, adalah barang-barang diekspor dan diimpor dari Indonesia.
Baca juga: 3 Organisasi Militer yang Pernah Serang Israel, Semua Atas Nama Bela Palestina
Lihat Juga :