alexametrics

Wisata di Raja Ampat Belum Lengkap jika Belum Cicipi Kulinernya

loading...
Wisata di Raja Ampat Belum Lengkap jika Belum Cicipi Kulinernya
Belum lengkap jika berwisata tanpa menikmati kuliner khas dari destinasi liburan yang dikunjungi. Seperti di Raja Ampat, yang kaya akan keindahan alam. Foto/SINDOphoto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Belum lengkap jika berwisata tanpa menikmati kuliner khas dari destinasi liburan yang dikunjungi. Seperti di daerah Raja Ampat, Papua, yang kaya akan keindahan alam serta sajian kulinernya yang lezat.

SINDOnews merangkum sejumlah kuliner di daerah tersebut yang wajib dicoba, yakni:

1. Papeda ikan kuah kuning



Papeda tampaknya menjadi makanan pokok bagi masyarakat kawasan Indonesia Timur, begitu pula di Papua. Hampir di seluruh rumah makan Raja Ampat, dapat menemukan menu papeda ikan kuah kuning yang terkenal ini.

Kenyalnya papeda akan semakin terasa nikmat saat diseduh bersama kuah ikan yang kaya rempah. Umumnya, seporsi menu khas Raja Ampat ini dibanderol dengan harga Rp25.000-Rp30.000.

2. Sabrah aubiah

Nama kuliner ini merupakan olahan ikan nila. Sabrah aubiah dikenal memiliki cita rasa yang mantap berkat paduan rempahnya yang kaya. Hidangan ini diolah dengan bumbu kunyit, bawang merah, cabe rawit, dan bawah putih.

Demi mendapatkan cita rasa terbaik, sabrah aubiah biasanya dimasak dengan api kecil selama tiga jam agar bumbunya dapat menyerap dengan sempurna.

3. Barapen ayam

Selain hidangan ikan-ikanan, Raja Ampat juga memiliki olahan ayam yang tak kalah sedap, namanya barapen ayam. Barapen sebenarnya merupakan metode memasak khas Papua yang mirip dengan teknik bakar batu.

Biasanya, ditambahkan bahan makanan lain seperti ubi dan sayuran untuk dibakar bersama ayam yang sudah dibumbui. Hidangan ini sangat mudah ditemukan di restoran sekitar Raja Ampat dan Wamena.

4. Sate ulat sagu

Memang kedengarannya tidak biasa, tapi bagi yang penggemar makanan ekstrem, sate ulat sagu tidak ada salahnya untuk dicoba. Ulat yang dijadikan sate umumnya berasal dari larva kumbang merah yang hidup di pohon sagu yang sudah ditebang.

Bentuknya bulat dan agak gemuk, bahkan banyak yang bilang teksturnya mirip sosis saat sudah dibakar. Selain dibuat sate, ulat sagu juga sering diolah dengan bumbu balado, rica-rica, bahkan pepes. Berani coba?

5. Cacing laut

Cacing laut sudah menjadi kudapan sehari-hari masyarakat Raja Ampat Utara. Proses pengolahannya pun masih mengandalkan teknik tradisional.

Cacing laut yang sudah dibersihkan dipanggang dengan serabut hingga berwarna kecokelatan. Bumbu yang digunakan bebas, bisa rica-rica maupun balado. Cacing laut juga sering disajikan dengan sayuran. Konon, rasanya agak mirip daging ayam bakar.

Tentunya untuk berlibur ke Raja Ampat dapat menjadi cara paling efektif untuk menyegarkan pikiran. Sebelum melakukan perjalanan, pastikan pemesanan tiket pesawat bisa via online agar lebih mudah dan nyaman. Tersedia tiket pesawat Batik Air yang menawarkan rute menuju Papua.

Selain itu, silakan mengunjungi situsweb Airy untuk mendapatkan informasi lengkap seputar harga tiket pesawat maupun tiket promo ke berbagai destinasi di seluruh Indonesia.

Proses reservasi tiket di Airy didukung sistem keamanan terbaik. Jadi, tidak perlu takut akan potensi kerugian saat melakukan reservasi. Yuk, jelajahi keindahan Raja Ampat bersama Airy.
(maf)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak