Rayakan Harganas 2024, Pemkot Semarang Gelar Aneka Kegiatan dan Dihadiri 10 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
Senin, 24 Juni 2024 - 20:06 WIB
loading...
A
A
A
Di lokasi berbeda, kolaborasi Direktorat Bina Ketahanan Remaja (Dithanrem) BKKBN dengan Universitas Negeri Semarang (Unnes) menggelar sosialisasi Siap Nikah Goes to Campus.
Dalam sosialisasi tersebut akan dihadirkan para pakar keluarga dan didahului dengan pemeriksaan HB bagi peserta perempuan.
Pemeriksaan HB digunakan untuk mengukur jumlah hemoglobin dalam darah. Tujuan pemeriksaan hemoglobin sebagai deteksi dini terhadap adanya gejala anemia secara umum.
"Ada 300 remaja yang akan mengikuti sosialisasi siap nikah ini," papar Hernowo.
Dalam sesi talkshow akan diisi oleh ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum dengan materi perencanaan keuangan bagi keluarga muda berdaya, menyelami dinamika pernikahan untuk keharmonisan serta strategi nutrisi untuk mencegah anemia dan kesehatan yang optimal.
Ada pula apresiasi tenaga lini lapangan dan apresiasi program Bangga Kencana oleh Direktorat Bina Lini Lapangan (Ditlinlap) BKKBN.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga akan menerima apresiasi terbaik Lomba Bangga Kencana atas pengelolaan dan percepatan penurunan stunting tingkat nasional 2024.
Kegiatan masih berlanjut, di Kampung KB Semarang digelar Seminar Pemberdayaan Masyarakat di Kampung KB serta kegiatan bakti sosial DWP (Dharma Wanita Persatuan).
Pada Kamis (27/6/2024), berlangsung temu Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan menggelar sosialisasi akselerasi intervensi serentak dalam percepatan penurunan angka stunting.
Kemudian, ada juga peluncuran blueprint pembangunan kependudukan Indonesia 2045 dalam rangka peningkatan kualitas pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pembangunan kependudukan pada momen Harganas.
Sementara di lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang digelar pameran dan gelar dagang produk UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) dan UMKM.
Dalam sosialisasi tersebut akan dihadirkan para pakar keluarga dan didahului dengan pemeriksaan HB bagi peserta perempuan.
Pemeriksaan HB digunakan untuk mengukur jumlah hemoglobin dalam darah. Tujuan pemeriksaan hemoglobin sebagai deteksi dini terhadap adanya gejala anemia secara umum.
"Ada 300 remaja yang akan mengikuti sosialisasi siap nikah ini," papar Hernowo.
Dalam sesi talkshow akan diisi oleh ahli gizi Dr. dr. Tan Shot Yen, M. Hum dengan materi perencanaan keuangan bagi keluarga muda berdaya, menyelami dinamika pernikahan untuk keharmonisan serta strategi nutrisi untuk mencegah anemia dan kesehatan yang optimal.
Ada pula apresiasi tenaga lini lapangan dan apresiasi program Bangga Kencana oleh Direktorat Bina Lini Lapangan (Ditlinlap) BKKBN.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang juga akan menerima apresiasi terbaik Lomba Bangga Kencana atas pengelolaan dan percepatan penurunan stunting tingkat nasional 2024.
Kegiatan masih berlanjut, di Kampung KB Semarang digelar Seminar Pemberdayaan Masyarakat di Kampung KB serta kegiatan bakti sosial DWP (Dharma Wanita Persatuan).
Pada Kamis (27/6/2024), berlangsung temu Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dengan menggelar sosialisasi akselerasi intervensi serentak dalam percepatan penurunan angka stunting.
Kemudian, ada juga peluncuran blueprint pembangunan kependudukan Indonesia 2045 dalam rangka peningkatan kualitas pemaduan dan sinkronisasi kebijakan pembangunan kependudukan pada momen Harganas.
Sementara di lapangan Pancasila, Simpang Lima Semarang digelar pameran dan gelar dagang produk UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) dan UMKM.
Lihat Juga :