Keluarga Pegi Setiawan Minta Mahkamah Agung Awasi Praperadilan

Kamis, 20 Juni 2024 - 23:42 WIB
loading...
Keluarga Pegi Setiawan...
Ibu Pegi Setiawan, Kartini mendatangi Mahkamah Agung (MA), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2024). Foto/Riyan Rizki Roshali
A A A
JAKARTA - Ibu Pegi Setiawan, Kartini mendatangi Mahkamah Agung (MA), Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (20/6/2024). Kartini didampingi kuasa hukum Pegi, Toni RM.

Toni menjelaskan maksud kedatangannya bersama keluarga Pegi untuk meminta agar MA melalui badan pengawasan bisa mengawasi jalannya proses praperadilan yang akan berlangsung pada pekan depan.

“Kenapa kami perlu menyampaikan permintaan kepada MA untuk mengawasi, agar proses sidang praperadilan Pegi Setiawan berjalan fair, objektif, agar hakimnya ketika memutus adil, sesuai fakta-fakta yang terungkap di persidangan,” kata dia kepada wartawan di MA, Kamis (20/6/2024).

Toni juga menjelaskan, permohonan ini ditujukan atas kekhawatirannya lantaran pihaknya yakin bahwa Pegi Setiawan bukan pelaku. Sebab, kata dia, DPO merupakan Pegi alias Perong bukan Pegi Setiawan. Ia pun menilai alat bukti yang dimiliki penyidik tidak cukup.

“Maka kami gugat praperadilan. Kami khawatir PN Bandung tetap menetapkan sah penetapan tersangka itu meskipun menurut kami alat buktinya minim. Ada beberapa syarat formil lain termasuk nanti apakah dilakukan pemeriksaan saksi atau belum sebelum ditetapkan tersangka,” ujar dia.

Karena, kata dia, kliennya bukan buronan kasus pembunuhan Vina. “DPO itu Pegi alias Perong. Kalau Pegi alias Perong yang ditangkap silakan, tapi kan ini orang yang berbeda. Kalau orang yang berbeda yang dicurigai haruslah dilakukan pemanggilan dulu, karena orang lain kan, beda dengan Pegi alis Perong. Ini enggak, langsung dilakukan penangkapan,” pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Razman Nasution Tunggu...
Razman Nasution Tunggu Dieksekusi setelah Kasasi Ditolak MA: Saya Tidak akan Sembunyi
Terima Suap Rp1 Miliar,...
Terima Suap Rp1 Miliar, Hakim YM Dipecat
Pengadilan Tinggi DKI...
Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Kuatkan Vonis Nurhadi, KPK Berharap Beri Efek Jera
Roy Suryo Minta Kejaksaan...
Roy Suryo Minta Kejaksaan Segera Eksekusi Razman Nasution
Eks Waka PN Depok Ajukan...
Eks Waka PN Depok Ajukan Praperadilan, KPK: Penyidikan Sesuai Hukum Acara yang Berlaku
Praperadilan Eks Ketua...
Praperadilan Eks Ketua PN Depok Ditolak Hakim
TAUD Sesalkan Jawaban...
TAUD Sesalkan Jawaban Polda Metro Jaya Atas Praperadilan Andrie Yunus
Polda Metro Jaya Minta...
Polda Metro Jaya Minta Hakim Tolak Praperadilan Andrie Yunus
Polda Metro Jaya Sampaikan...
Polda Metro Jaya Sampaikan Jawaban Gugatan Praperadilan Andrie Yunus
Rekomendasi
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Timnas Indonesia Sikat...
Timnas Indonesia Sikat Oman 2-0 di Babak Pertama FIFA Matchday
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Berita Terkini
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved