DPW PPP Bali Anggap Kabar Agenda Muktamar 2025 Cuma Gimik Politik
Selasa, 18 Juni 2024 - 14:19 WIB
loading...
Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPW PPP Bali M. Thobahul Aftoni (kiri). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Bali menganggap kabar muktamar PPP yang diputuskan dalam forum Rapimnas IX di Karawaci, Tangerang beberapa waktu lalu hanya gimik politik belaka. Pasalnya, dalam rapimnas tersebut tidak pernah ada kesepakatan untuk menggelar Muktamar 2025.
Hal itu dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPW PPP Bali M. Thobahul Aftoni sekaligus merespons informasi tentang keputusan Rapimnas IX yang berlangsung di Karawaci Tangerang pada 6-7 Juni 2024 yang memutuskan agenda Muktamar 2025.
"Sesuai dengan undangan yang kami terima, bahwa Rapimnas IX hanya berkonsentrasi pada konsolidasi untuk Pilkada serentak 2024. Hal ini juga sesuai dengan rekomendasi rapimnas yang tertuang dalam Ketetapan Rapimnas IX PPP Nomor : 02/TAP/RAPIMNAS-IX/VI/2024 tertanggal 6 Juni 2024," kata Aftoni dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (18/6/2024).
Baca juga: PPP Gagal Lolos ke DPR, Zainut Tauhid: Musibah Besar Bagi Seluruh Kader
Aftoni mengatakan, agenda muktamar telah dibahas dalam Anggaran Dasar (AD) PPP, yang menyebut bahwa pelaksanaan muktamar itu dibahas dalam forum musyawarah kerja nasional (mukernas). "Rekan-rekan DPW PPP se-Indonesia saya yakin pasti paham soal itu. Jadi kalau ada yang bilang Rapimnas memutuskan agenda muktamar, saya kira itu gimik politik saja," terang Aftoni.
Hal itu dikatakan Pelaksana tugas (Plt) Sekretaris DPW PPP Bali M. Thobahul Aftoni sekaligus merespons informasi tentang keputusan Rapimnas IX yang berlangsung di Karawaci Tangerang pada 6-7 Juni 2024 yang memutuskan agenda Muktamar 2025.
"Sesuai dengan undangan yang kami terima, bahwa Rapimnas IX hanya berkonsentrasi pada konsolidasi untuk Pilkada serentak 2024. Hal ini juga sesuai dengan rekomendasi rapimnas yang tertuang dalam Ketetapan Rapimnas IX PPP Nomor : 02/TAP/RAPIMNAS-IX/VI/2024 tertanggal 6 Juni 2024," kata Aftoni dalam keterangan tertulis dikutip, Selasa (18/6/2024).
Baca juga: PPP Gagal Lolos ke DPR, Zainut Tauhid: Musibah Besar Bagi Seluruh Kader
Aftoni mengatakan, agenda muktamar telah dibahas dalam Anggaran Dasar (AD) PPP, yang menyebut bahwa pelaksanaan muktamar itu dibahas dalam forum musyawarah kerja nasional (mukernas). "Rekan-rekan DPW PPP se-Indonesia saya yakin pasti paham soal itu. Jadi kalau ada yang bilang Rapimnas memutuskan agenda muktamar, saya kira itu gimik politik saja," terang Aftoni.
Lihat Juga :