Komisioner Komnas HAM Kecam Peretasan Situs Tempo.co

Jum'at, 21 Agustus 2020 - 12:46 WIB
loading...
Komisioner Komnas HAM...
Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) M Choirul Anam mengecam peretasan terhadap media daring, Tempo.co, Jumat dini hari (21/8/2020). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) M Choirul Anam mengecam peretasan terhadap media daring, Tempo.co, Jumat dini hari (21/8/2020).

(Baca juga: Kenalan dengan Anonymous, Kelompok Peretas Paling Berpengaruh di Dunia)

Menurut Choirul Anam, peretasan situs Tempo.co merupakan ancaman serius bagi kehidupan demokrasi dan HAM di Indonesia.

(Baca juga: Retas Ratusan Website di 44 Negara, Tiga Hacker Raup Rp200 Juta)

"Bukan hanya menjadi persoalan Tempo Grup semata. Ini persoalan bersama bagi yang mencita-citakan Indonesia lebih baik, sejahtera, demokratis, dan menjunjung tinggi HAM," kata Choirul Anam dalam keterangan tertulis yang diterima SINDOnews, Jumat (21/8/2020).

Dia mendorong kepolisian, segera mengusut peristiwa ini. Kepolisian diminta membongkar kemungkinan adanya jaringan peretas dalam kasus ini.

"Tanpa penegakkan hukum maksimal dan membongkar jaringan sampai ke akar, ini menjadi momok bagi bangsa dan negara yang (sedang) menata demokrasi dan HAM-nya," tuturnya.

Seperti diketahui, situs Tempo.co semalam sempat tidak bisa diakses. Peretas membuat tampilan situs tersebut menjadi putih dengan tulisan 403 forbidden. Kemudian, tampilan berubah menjadi hitam dengan diiringi lagu Gugur Bunga selama 15 menit.

Choirul Anam menyatakan mendukung Tempo untuk tetap bekerja dengan kualitas terbaiknya dalam menyajikan berbagai informasi yang dibutuhkan publik.

"Saya percaya Tempo tidak akan terpengaruh dengan kejahatan peretasan ini," ucapnya.

Dia berharap, peretasan yang terjadi terhadap tempo, tidak dialami media lainnya. Semua diminta tidak terpengaruh oleh peristiwa ini.

"Tanpa kerja-kerja media yang berpakem pada jurnalisme dan kode etik, sulit dibayangkan demokrasi dan HAM akan tumbuh dan berkembang dengan baik di Indonesia," pungkasnya.
(maf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
RUU HAM Diyakini Perkuat...
RUU HAM Diyakini Perkuat Independensi Komnas HAM, Kembalikan sebagai Rumah Aktivis dan Pembela HAM
Boni Hargens: Keterbukaan...
Boni Hargens: Keterbukaan Kapolri Perkuat Relasi Negara dan Masyarakat
Pemerintah Gandeng Homeless...
Pemerintah Gandeng Homeless Media, Dewan Pers: Mereka Jangan Menjadi Humas
Komdigi: Pers sebagai...
Komdigi: Pers sebagai Benteng Pertahanan Melawan Hoaks dan Disinformasi
Komaruddin Hidayat:...
Komaruddin Hidayat: Pers Masih Jadi Rujukan Utama Masyarakat di Tengah Ledakan Informasi
Menkomdigi: Media Konvensional...
Menkomdigi: Media Konvensional Harus Tetap Eksis di Tengah New Media
Soal Penembakan di Papua,...
Soal Penembakan di Papua, Koops TNI: Dua Insiden Berbeda, Tidak Berkaitan
Media Nasional Terancam,...
Media Nasional Terancam, SPS Desak Pemerintah Tinjau Ulang Perjanjian Dagang RI-AS Terkait Digital
Hadiri HPN, 2026 Pilar...
Hadiri HPN, 2026 Pilar Saga: Perkuat Peran Pers Hadapi Era Digital dan AI
Rekomendasi
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Ramai Kasus Perebutan...
Ramai Kasus Perebutan Hak Asuh Anak, Begini Aturan Hadhanah dalam Islam
Gempa M5,4 Guncang Sangihe...
Gempa M5,4 Guncang Sangihe Sulut Pagi Ini, Tidak Berpotensi Tsunami
Berita Terkini
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Imigrasi Tangkap WNA...
Imigrasi Tangkap WNA Australia Buronan Interpol Kasus Penyelundupan Narkoba
Anggota DPD RI Filep...
Anggota DPD RI Filep Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
ASN BPK Ditahan KPK...
ASN BPK Ditahan KPK setelah Terjaring OTT: Saya Enggak Terima Uang, Ini Enggak Adil
Kementerian PPPA Perkuat...
Kementerian PPPA Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Judol
Polri Tetapkan Founder...
Polri Tetapkan Founder PT DSI Tersangka Kasus Dugaan Penipuan
Infografis
Erik ten Hag Dipecat...
Erik ten Hag Dipecat Usai Manchester United Dihajar West Ham
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved