3 Sosok Perwira TNI AD Raih Prestasi Gemilang di Amerika Serikat
Rabu, 12 Juni 2024 - 16:31 WIB
loading...
Mayor Chk Sultan Syahrir; Mayor Inf Petrus P Prabowo; dan Mayor Czi Yusfi Fitrawan berhasil menyelesaikan pendidikan di US Army Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat, Jumat (7/6/2024). FOTO/DOK.TNI AD
A
A
A
JAKARTA - Tiga sosok perwira Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat ( TNI AD ) berhasil mencatatkan prestasi gemilang dengan menyelesaikan pendidikan di US Army Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat, Jumat (7/6/2024).
Menyelesaikan pendidikan di US Army merupakan pencapaian penting dalam karier militer mereka. CGSC dikenal sebagai lembaga pendidikan militer bergengsi yang setara dengan Sekolah Staf dan Komando TNI AD (Seskoad), khusus untuk calon pemimpin militer di level operasional.
Gelar MMAS adalah program magister yang diselenggarakan oleh US Army University dan terpisah dari program Seskoad AS. Dari 200 siswa yang mendaftar, hanya 53 yang berhasil menyelesaikan program ini, termasuk 9 siswa internasional. Program ini menuntut standar akademik yang tinggi, di mana siswa harus mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.0 dan tidak boleh memperoleh nilai di bawah 'B'.
Baca juga: 3 Jenderal Polisi Muda yang Duduki Jabatan Kapolda di Pulau Jawa, Nomor 1 Usia 50 Tahun
Adapun perwira yang berhasil menyelesaikan pendidikan di CGSC adalah Mayor Chk Sultan Syahrir, SH, lulusan Akademi Militer (Akmil) 2006 dari Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad); Mayor Inf Petrus P Prabowo, lulusan Akmil 2008 dari Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), dan Mayor Czi Yusfi Fitrawan, lulusan Akmil 2008 dari Pusat Pendidikan Zeni Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusdikzi Pusziad).
Menyelesaikan pendidikan di US Army merupakan pencapaian penting dalam karier militer mereka. CGSC dikenal sebagai lembaga pendidikan militer bergengsi yang setara dengan Sekolah Staf dan Komando TNI AD (Seskoad), khusus untuk calon pemimpin militer di level operasional.
Gelar MMAS adalah program magister yang diselenggarakan oleh US Army University dan terpisah dari program Seskoad AS. Dari 200 siswa yang mendaftar, hanya 53 yang berhasil menyelesaikan program ini, termasuk 9 siswa internasional. Program ini menuntut standar akademik yang tinggi, di mana siswa harus mempertahankan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3.0 dan tidak boleh memperoleh nilai di bawah 'B'.
Baca juga: 3 Jenderal Polisi Muda yang Duduki Jabatan Kapolda di Pulau Jawa, Nomor 1 Usia 50 Tahun
Adapun perwira yang berhasil menyelesaikan pendidikan di CGSC adalah Mayor Chk Sultan Syahrir, SH, lulusan Akademi Militer (Akmil) 2006 dari Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad); Mayor Inf Petrus P Prabowo, lulusan Akmil 2008 dari Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), dan Mayor Czi Yusfi Fitrawan, lulusan Akmil 2008 dari Pusat Pendidikan Zeni Pusat Zeni Angkatan Darat (Pusdikzi Pusziad).
Lihat Juga :