Mendagri: Bangun Kawasan Perbatasan Negara Jadi Tugas Besar
Jum'at, 07 Juni 2024 - 09:40 WIB
loading...
Mendagri Tito Karnavian yang juga Kepala BNPP menghadiri Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2020-2024 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali menggelar Rapat Koordinasi Pengendalian (Rakordal) Pengelolaan Perbatasan Negara Tahun 2020-2024 di The Tribrata Dharmawangsa, Jakarta, Kamis (6/6/2024). Kegiatan dihadiri Menko Polhukam Hadi Tjahjanto selaku Ketua Pengarah BNPP dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang juga Kepala BNPP.
Tito menegaskan pengembangan kawasan perbatasan merupakan tugas yang sangat besar. Kegiatan ini mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan BNPP di tahun 2020-2024 kemudian merencanakan apa yang akan dikerjakan BNPP periode 2025-2029.
Baca juga: Jajaran BNPP Didorong Lakukan Branding Pengelolaan Perbatasan
Sesuai visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang “Membangun Indonesia dari Pinggiran”, BNPP berkomitmen dalam mengembangkan kawasan perbatasan melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN)
“Ini sudah dilaksanakan ada 15 PLBN yang dibangun dan membanggakan kita. Sebanyak 8 PLBN sudah beroperasional penuh dan diresmikan, tinggal 7 PLBN yang belum diresmikan dengan 5 PLBN di antaranya sudah beroperasional serta 2 PLBN lagi sedang tahap pembangunan,” kata Tito.
Hal ini berdasarkan Inpres 6 Tahun 2015 yang dilanjutkan dengan Inpres 1 Tahun 2019, yang diterbitkan oleh Presiden Jokowi mengenai percepatan pembangunan PLBN.
Menurut dia, aspek pembangunan kawasan perbatasan menjadi tugas besar dikarenakan negara Indonesia menjadi salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang juga memiliki garis pantai nomor 2 terpanjang di dunia setelah Kanada.
Tito menegaskan pengembangan kawasan perbatasan merupakan tugas yang sangat besar. Kegiatan ini mengevaluasi apa yang sudah dikerjakan BNPP di tahun 2020-2024 kemudian merencanakan apa yang akan dikerjakan BNPP periode 2025-2029.
Baca juga: Jajaran BNPP Didorong Lakukan Branding Pengelolaan Perbatasan
Sesuai visi dan misi Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang “Membangun Indonesia dari Pinggiran”, BNPP berkomitmen dalam mengembangkan kawasan perbatasan melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN)
“Ini sudah dilaksanakan ada 15 PLBN yang dibangun dan membanggakan kita. Sebanyak 8 PLBN sudah beroperasional penuh dan diresmikan, tinggal 7 PLBN yang belum diresmikan dengan 5 PLBN di antaranya sudah beroperasional serta 2 PLBN lagi sedang tahap pembangunan,” kata Tito.
Hal ini berdasarkan Inpres 6 Tahun 2015 yang dilanjutkan dengan Inpres 1 Tahun 2019, yang diterbitkan oleh Presiden Jokowi mengenai percepatan pembangunan PLBN.
Menurut dia, aspek pembangunan kawasan perbatasan menjadi tugas besar dikarenakan negara Indonesia menjadi salah satu negara kepulauan terbesar di dunia yang juga memiliki garis pantai nomor 2 terpanjang di dunia setelah Kanada.
Lihat Juga :