Pemerhati Geopolitik: Efek Bola Salju, Dunia Bergiliran Akui Negara Palestina
Kamis, 06 Juni 2024 - 17:26 WIB
loading...
Pemerhati Geopolitik dan Hubungan Internasional Khairi Fuady menilai pengakuan bergiliran negara-negara di dunia atas kedaulatan negara Palestina seperti efek bola salju. Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Setelah Irlandia, Norwegia, dan Spanyol, pada Rabu (5/6/2024) Slovenia juga turut menyampaikan deklarasi pengakuan atas kedaulatan negara Palestina . Pengakuan tersebut disampaikan Perdana Menteri Slovenia Robert Golob.
Pengakuan tersebut rilis setelah 52 anggota dari 92 anggota parlemen mendukung dekrit untuk mengakui negara Palestina.
Baca juga: Pengakuan Eropa Atas Palestina, Rima Hassan: Memenangkan Pertarungan Narasi Sangat Penting
Sebelum resmi mendeklarasikan pengakuan tersebut, Golob juga membandingkan nasib Slovenia dengan Palestina. Golob mengungkapkan warga Slovenia memimpikan kemerdekaan selama 1.000 tahun dan baru bisa meraihnya 33 tahun lalu. "Sayangnya, bangsa Palestina belum menerima hak-hak ini," ucapnya.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerhati Geopolitik dan Hubungan Internasional Khairi Fuady menilai pengakuan bergiliran negara-negara di dunia ini seperti efek bola salju.
Pengakuan tersebut rilis setelah 52 anggota dari 92 anggota parlemen mendukung dekrit untuk mengakui negara Palestina.
Baca juga: Pengakuan Eropa Atas Palestina, Rima Hassan: Memenangkan Pertarungan Narasi Sangat Penting
Sebelum resmi mendeklarasikan pengakuan tersebut, Golob juga membandingkan nasib Slovenia dengan Palestina. Golob mengungkapkan warga Slovenia memimpikan kemerdekaan selama 1.000 tahun dan baru bisa meraihnya 33 tahun lalu. "Sayangnya, bangsa Palestina belum menerima hak-hak ini," ucapnya.
Menyikapi kondisi tersebut, Pemerhati Geopolitik dan Hubungan Internasional Khairi Fuady menilai pengakuan bergiliran negara-negara di dunia ini seperti efek bola salju.
Lihat Juga :