Hasto PDIP: Bagi-bagi Tambang Cara Pandang Kolonialisme, Bukan Falsafah Bung Karno
Kamis, 06 Juni 2024 - 16:13 WIB
loading...
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pembagian konsesi tambang bukan cara pandang Presiden ke-1 RI Soekarno. Gagasan itu merupakan cara pandang kolonialisme Belanda. Foto: Dok SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, pembagian konsesi tambang bukan cara pandang Presiden ke-1 RI Soekarno atau Bung Karno. Gagasan itu merupakan cara pandang kolonialisme Belanda.
"Kalau tambang sekarang dibagi-bagi ini cara pandangnya masih cara pandang kolonialisme Belanda itu bukan cara pandang falsafah Bung Karno," kata Hasto dalam diskusi memperingati Harlah ke-123 Bung Karno di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2024).
Baca juga: Soal Konsesi Tambang untuk Ormas, Busyro Muqoddas: Muhammadiyah Ekstra Hati-hati
Menurut dia, konsesi izin tambang harus diberikan kepada rakyat secara keseluruhan. Tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan demikian, hal ini sejalan dengan falsafah Pancasila.
"Jadi tambang diberikan kepada sebesar-besarnya untuk rakyat ini seharusnya kalau kita konsisten," kata Hasto.
"Kalau tambang sekarang dibagi-bagi ini cara pandangnya masih cara pandang kolonialisme Belanda itu bukan cara pandang falsafah Bung Karno," kata Hasto dalam diskusi memperingati Harlah ke-123 Bung Karno di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Kamis (6/6/2024).
Baca juga: Soal Konsesi Tambang untuk Ormas, Busyro Muqoddas: Muhammadiyah Ekstra Hati-hati
Menurut dia, konsesi izin tambang harus diberikan kepada rakyat secara keseluruhan. Tujuannya untuk mengentaskan kemiskinan. Dengan demikian, hal ini sejalan dengan falsafah Pancasila.
"Jadi tambang diberikan kepada sebesar-besarnya untuk rakyat ini seharusnya kalau kita konsisten," kata Hasto.
Lihat Juga :