alexametrics

Konsisten Angkat Isu Ini, Peluang Perindo ke Senayan Terbuka Lebar

loading...
Konsisten Angkat Isu Ini, Peluang Perindo ke Senayan Terbuka Lebar
Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Partai Perindo 2019 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Selasa 19 Maret 2019. Foto/SINDOnews/Adam Erlangga
A+ A-
JAKARTA - Partai Persatuan Indonesia (Perindo) disebut berpeluang besar untuk lolos syarat ambang batas masuk parlemen (parliamentary threshold) pada Pemilu 2019.

Tidak tanggung-tanggung, Presiden Joko Widodo saat menghadiri Rakornas Perindo Tahun 2019 mengungkapkan hasil survei yang menyebut elektabilitas Perindo sebesar 4,7% atau sudah melampaui syarat 4%.

Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago menyarankan beberapa strategi kepada Perindo agar lolos parlemen. Pertama, Perindo harus melakukan penetrasi di wilayah "pertempuran primer".



Dalam keterangannya kepada SINDOnews, Jumat 22 Maret 2019, Pangi menegaskan langkah tersebut sangat penting. "Mana saja yang menjadi zonasi penting untuk mengambil segmen pemilih. Misalnya, harus fokus kepada pedagang, petani, nelayan. Itu harus mampu mengambil empati, sentimen mereka, memenangklan isu mereka," kata Pangi.

Pangi juga berharap Perindo mampu melakukan manajemen isu. Jangan mengangkat isu-isu negatif, kontraproduktif, polemik, apalagi adu domba.

Pengamat politik ini mengapresiasi isu yang diangkat Perindo selama ini, yakni keadilan dan kesejahteraan. Misalnya program gerobak Perindo dan perhatian terhadap kalangan nelayan.

"Jangan fokus ke salah satu segmen, tapi harus menyebar. Sekarang sudah bagus ada gerobak, nelayan," ujarnya.

Menurut Pangi, tidak hanya program populis, partai baru juga bergantung kepada sosok figur yang kuat, misalnya sosok Hary Tanoesoedibjo di Partai Perindo.

Dia mengatakan, dengan kerja keras, Partai Perindo terbuka peluang lolos ke parlemen. "Perindo partai baru yang punya potensi untuk bisa lolos," katanya.
(dam)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak